Home / Berita / Serba - serbi / Artikel / Kecelakaan Yang Menipa Anak-anak di Mall, Orang Tua Harus Lebih Waspada

Kecelakaan Yang Menipa Anak-anak di Mall, Orang Tua Harus Lebih Waspada

Seperti banyak diberitakan baru baru ini pihak kepolisian melakukan rekontruksi atas kejadian meninggalnya seorang anak yang tersengat listrik disebuah Mall di kawasan Senayan. Anak berusia 7 tahun yang bernama Amanda Dewi Nugroho, saat bermain tanpa alas kaki dibangku panjang tersengat listrik yang ada di belakang bangku mall tersebut. Amanda duduk di bangku kayu berwarna coklat tersebut, kaki bocah yang berdomisili di Patal Senayan itu menyentuh pembatas besi yang ada di belakang bangku. Padahal, di sana terdapat kabel-kabel yang mengaliri listrik untuk papan iklan di dalam mal. Akibatnya, bocah yang saat itu basah kuyup karena kehujanan itu pun tersengat listrik.

Insiden yang melibatkan anak kecil di mal bukan sekali terjadi, sejumlah peristiwa menelan korban jiwa atau mengakibatkan luka-luka menimpa anak-anak saat berada di pusat perbelanjaan. Peristiwa itu terjadi akibat ketidakhati-hatian orang tua dalam menjaga anak atau diduga karena kelalaian penyelenggara mall.

Pada 2 Februari 2012, misalnya, siswa SD Witama School Pekanbaru, Gilbert, tewas mengenaskan setelah terjatuh dari Lantai 3 Mal Ciputra Seraya Pekanbaru, Riau. Pengamat perkotaan Yayat Supriatna sebelumnya mengungkapkan, peristiwa seperti itu berulang kali terjadi.

Penyebabnya bermacam-macam, bisa kelalaian orang tua atau kurangnya pengamanan dari pengelola pusat perbelanjaan. ”Kalau anak-anak kan tidak tahu apa-apa sehingga harus ada pendampingan dari orang tua,” katanya.

Anak-anak yang celaka di mall bukan hanya terjadi di Indonesia namun hal tersebut terjadi juga di luar negeri. Penyebabnya sama adalah kelalaian orang tua membiarkan anaknya bebas berkeliaran di mall tanpa pengawasan dari orang dewasa.

Tidak hanya di mall namun di apartemen pun sering terjadi hal yang sama, anak terjatuh dari lantai atas apartemen, penyebabnya adalah kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak-anaknya.

Dari kejadian-kejadian tersebut perlu menjadi perhatian setiap orang tua yang mengajak jalan anak-anaknya ke mall karena di mall terdapat beberapa fasilitas dan peralatan yang tanpa kita sadari dapat membahayakan anak-anak, seperti eskalator, lift, tangga, ruang void yang tinggi, lantai yang licin, pintu putar, pintu otomatis, listrik tegangan tinggi, kolam air, pagar pembatas setiap lantai.

Anak anak harus selalu diawasi oleh orang yang sudah dewasa pada saat di mall, jika tidak maka bahaya  akan selalu mengintai.

Selain itu pengelola mall juga harus menyediakan pengawas atau petugas di tempat-tempat yang dapat membahayakan anak-anak. Sehingga tujuan keluarga berbelanja di mall adalah hal yang menyenangkan, bukan malah menyedihkan karena sang buah hati mengalami kecelakaan.

Dibawah adalah kejadian di Tiongkok, anak yang tidak tahu cara menggunakan eskalator dan terjatuh dengan sangat mengerikan:

Baca Juga

Ada Kabar Masjid Dibakar Massa di Bireuen, Ini Penjelasan Polisi

Banda Aceh – Beredar kabar masjid Muhammadiyah di Bireuen, Aceh, dibakar massa. Polisi turun tangan ...