Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Kecewa Hidup Miskin, eks GAM Gertak Pemerintah dengan ISIS

Kecewa Hidup Miskin, eks GAM Gertak Pemerintah dengan ISIS

Fakhruddin Bin Kasem Alias Din Robot  mantan Wakil Panglima GAM wilayah Peureulak.
Fakhruddin Bin Kasem Alias Din Robot mantan Wakil Panglima GAM wilayah Peureulak.

Sejumlah mantan kombatan GAM di wilayah Aceh Timur memunculkan isu bahwa mereka akan bergabung dalam pasukan ISIS di Syria.  Pernyataan itu disampaikan ke public karena kecewa dengan kondisi perdamaian Aceh yang tidak memihak kepada mereka.  GAM yang mengaku akan bergabung dalam ISIS itu  adalah mereka yang secara ekonomi tidak diuntungkan dengan perdamaian yang berlangsung saat ini.

Pernyataan kontroversial ini disampaikan oleh Fakhruddin Bin Kasem Alias Din Robot, mantan wakil Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Peureulak, Sagoe Kuta Awe Duek, warga Desa Kuta Binje, Kecamatan Julok, Aceh Timur dalam pertemuan dengan wartawan di Idi Rayeuk, Aceh Timur, (6/7).

Keinginan bergabung ke ISIS itu bukan karena merasa ideologi GAM sesuai dengan ISIS, tapi lebih karena kecewa dengan kondisi internal GAM pasca perdamaian Aceh.  Mereka melihat para elit GAM yang dulu berjuang dengan mereka, kini lebih banyak memikirkan diri sendiri dan menikmati kesejahteraan yang lebih baik dari mereka.

Sebagai mantan GAM, Din Robot mengaku kalau kesejahteraan mereka selayaknya mendapat perhatian, apalagi Gubernur  dan Wakil Gubernur Aceh saat ini berlatar belakang GAM. Sejumlah bupati dan walikota di Aceh juga merupakan mantan GAM.  Tapi sayangnya, banyak mantan GAM di lapangan yang kurang mendapat perhatian.

Kondisi itu yang membuat sejumlah eks GAM memutuskan terlibat sejumlah aksi kriminal.  Mereka terlibat dalam aksi kekerasan dengan menggunakan senjata sisa konflik yang tidak mereka kembalikan ke pemerintah saat perdamaian yang lalu.

Baru-baru ini misalnya, seorang mantan GAM yang dikenal cukup disegani selama konflik bernama Syukriadi alias Gambit,  ditangkap polisi setelah buron selama dua tahun karena terlihat dalam serangkaian kasus kriminal. Sejumlah nama lain juga masih dalam pengejaran aparat keamanan, salah satunya Din Minimi, mantan GAM wilayah Peureulak  yang mengaku siap berperang melawan Pemerintah Aceh yang sekarang.

Berbeda dengan rekan-rekannya, Din Robot mengaku  tidak terlibat kriminal, tapi lebih memilih mendukung gerakan ISIS. Anehnya, Ia sendiri tidak banyak tahu soal ISIS. “Soal bagaimana caranya berangkat ke Syria, saya tidak tahu,” katanya.

Banyak pihak menyakini kalau pernyataan Din Robot ini hanya gertak semata.  Ia sengaja melontarkan pernyataan itu agar mendapat bantuan dari Pemerintah Aceh.  Pasalnya, dibanding banyak eks GAM lainnya yang sejak perdamaian aktif dalam berbagai kegiatan bisnis dan politik, Din Robot justru  hidup di bawah kemiskinan.  Apalagi lebaran tak lama lagi akan tiba.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...