Home / Berita / Ibu Kota / Keinginan Ahok Kepada Bus di Jakarta

Keinginan Ahok Kepada Bus di Jakarta

transjakarta

Semenjak diluncurkan kali pertama tahun 2004, Transjakarta dirancang sebagai moda transportasi massal pendukung aktivitas ibukota yang sangat padat. Transjakarta menggunakan sistem Bus Rapid Transit (BRT)   dengan jalur lintasan terpanjang di dunia (208 km).

Hingga Saat ini jumlah total bus transjakarta mencapai 823 unit, dimana terdiri atas 418 unit milik PT Transjakarta, dan 405 unit dimiliki operator. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 400 bus yang dioperasikan setiap harinya melayani 12 koridor.

Ke depan, ada satu keinginan dari orang nomor satu di Ibukota. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menginginkan seluruh bus kota berada di bawah naungan PT Tansportasi Jakarta (Transjakarta).

Keinginannya diharapkan sudah mulai berjalan bulan Juni. “Mulai 5 Juni kita mulai jalan. Mulai masuk artinya semua bus harus masuk di bawah Transjakarta,” ungkap Basuki, Kamis (30/4).

Nantinya, seluruh bus kota dapat melintasi jalur busway. Mengenai pembayarannya sendiri dapat diberikan dari PT Transjakarta dengan ketentuan per kilometer.

Keinginan dari Ahok, demikian panggilan akrab Basuki, bukan tanpa alasan. Dirinya telah mengkaji seluruh angkutan yang menghambat lalu lintas.  Dengan sistem pembayaran ini, nantinya bus tidak perlu repot menunggu penumpang, bus tinggal jalan saja dan pemerintah tetap akan membayarnya meskipun sepi penumpang.

Semua bus itu, lanjutnya, sebetulnya ngetem karena penumpang kan hanya di pagi atau sore. Terus kalau nggak ada, nggak mau jalan padahal orang juga pengen naik bus yang siang.

Seperti bukan rahasia umum lagi, jumlah bus kota saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Selain sudah tua, kondisinya tidak layak mengangkut penumpang. Maka dari itu, Ahok juga berencana untuk meremajakan bus, mengingat banyak transportasi di Jakarta yang sudah usang.

Dengan masuk ke Transjakarta, bus-bus itu bisa mendapatkan solusinya tentang peremajaan.

“Kita pengen peremajaan bus gimana caranya? Kita masukkan ke Transjakarta, kita bayar rupiah per kilometer sehingga dia bisa mampu bayar kredit agar tak ada penumpang 10 menit dia tetap jalan,” ujar Basuki.

Sejauh ini Ahok melihat sudah banyak perusahaan yang telah berminat untuk bergabung bersama Transjakarta seperti bus Mayasari, Kopaja, Kopami dan Metromini.

 

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...