Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Kejagung Keluarkan Sprindik Usut Dana Bansos Sumut, Posisi Gatot Kian Terpojok

Kejagung Keluarkan Sprindik Usut Dana Bansos Sumut, Posisi Gatot Kian Terpojok

Gatot Pujo Nugroho
Gatot Pujo Nugroho

Setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus suap hakim PTUN, kini posisi Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho kian tersudut, sebab  Kejaksaan Agung sudah menerbitkan surat perintah dimulainya kembali  penyidikan dugaan korupsi dana bantuan sosial Provinsi Sumatera Utara.

“Sudah dikeluarkan surat perintah penyidikan pada 23 Juli. Ya baru seminggu,” tegas Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Widyo Pramono di Kejagung, Jumat (31/7).

Meski sudah ada sprindik, namun Kejagung belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Widyo mengatakan, Satgassus Antikorupsi Kejagung sangat teliti dan hati-hati dalam menentukan tersangka.

“Dalam waktu singkat akan melakukan pemeriksaan yang sangat intens terhadap hal itu,” kata dia seperti dikutip dari JPNN.

Kasus ini awalnya ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Namun, dalam perjalanannya Pemerintah Provinsi Sumut menggugat sprinlidik Kejati Sumut ke Pengadilan Tata Usaha Negara di Medan.

Kemudian, Komisi Pemberantasan Korupsi membongkar praktik suap menyuap penanganan gugatan kasus ini di PTUN.  Alhasil, KPK meringkus M Yagari Bhastara alias Gerry, pengacara pada Kantor Hukum OC Kaligis dan Partner. Gerry diduga menyuap tiga hakim PTUN Medan, yaitu Tripeni Irinto Putro, Amir Fauzi, dan Dermawan Ginting, serta seorang panitera, Syamsir Yusfan.

Belakangan, KPK menetapkan pengacara kondang OC Kaligis sebagai tersangka. KPK dan Kejagung langsung berkoordinasi untuk penanganan kasus ini selanjutnya.

Lebih lanjut Widyo mengatakan, proses penyidikan yang dilakukan Satgassus terhadap dugaan korupsi bansos Sumut sangat intens. Jampidsus sudah menunjuk kepala tim, jaksa Victor Antonius. “Cukup solid, cukup rapi, cukup bagus. Tunggu saatnya kemudian hasil penyidikan itu dipublikasikan,” beber Widyo.

Saat ditanya apakah Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho akan diperiksa? Widyo menegaskan, “Tunggu saatnya, yang jelas semuanya yang terlibat akan dilakukan suatu penindakan yang konkret.”

Gatot sendiri bersama istrinya Evy Susanti akan menjalani pemeriksaan di KPK pada Senin 3 Agustus. Jika memang harus dilakukan, KPK kemungkinan bisa saja menahan Gatot mulai pemeriksaan itu.  ***

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...