Home / Headline / Kembali ke Tanah Air, Setya Novanto Jelaskan Kronologi Pertemuannya Dengan Donald Trump

Kembali ke Tanah Air, Setya Novanto Jelaskan Kronologi Pertemuannya Dengan Donald Trump

Setya-Novanto

Ramai diberitakan, akhirnya Ketua DPR Setya Novanto telah tiba di Indonesia pasca lawatan dari Amerika Serikat. Mulai hari Senin (14/9) ini, ia sudah beraktifitas di Kompleks Senayan, Jakarta. Ketika ditemui wartawan, ia membeberkan semua tuduhan dugaan pelanggaran kode etik saat dirinya bertemu Donald Trump di Amerika Serikat, pekan lalu.

Menurut pengamatan Setya, pemberitaan media massa dan arus informasi di media sosial, setidaknya ada dua hal terhadap pertemuan antara dirinya dan Donald Trump. Sebagian pihak memandang dari sisi etika, tapi yang lainnya memandang dari sisi fungsi, tugas dan kewenangan DPR RI.

Setya mengungkapkan bahwa kunjungannya beserta beberapa anggota DPR RI lainnya dalam rangka mengikuti agenda sidang The 4th World Conference of Speakers Inter Parliamentary Union (IPU) di New York, Amerika Serikat.

Ditambahkan olehnya, setelah agenda itu dirinya bertemu dengan Donald Trump. Menurutnya, pertemuan itu di luar agenda. Karena itu, pertemuan lebih bersifat spontan.

“Pertemuan sebagai teman biasa, kebetulan yang bersangkutan juga merupakan salah satu pengusaha yang banyak terlibat dalam aktivitas investasi di Indonesia,” ungkap Setya, Senin (14/9)

Dia juga Menjelaskan bahwa pertemuan dengan bos hotel dan real estate itu berawal dari inisiasi Donald Trump yang menghubunginya untuk menyempatkan diri berkunjung ke gedung miliknya.

Pertemuan pun akhirnya digelar, dimana berlangsung pada Pukul 13.30 waktu setempat. Sedangkan, agenda acara IPU sedang rehat hingga Pukul 15.00 waktu setempat.

Setya juga mengakui, perbincangan dengan Donald Trump lebih banyak tentang investasi di Indonesia. Menurutnya, perbincangan itu sangat penting, mengingat saat ini, kondisi perekonomian Indonesia sedang melambat, sehingga membutuhkan pertumbuhan yang salah satunya bersumber dari investasi.

Ditambahkan pula, hasil pertemuannya dengan Donald Trump juga mendapatkan respons positif dari Asosiasi Pengusaha Amerika Serikat dan ASEAN yang tergabung dalam US-ASEAN Business Council. Di mana Setya juga diminta untuk berbicara dalam forum tersebut.

Pertemuan dengan Donald Trump itu sendiri tidak lama. Setelah pertemuan, kata Setya, Donald Trump meninggalkan pertemuan untuk turun ke bawah menghadiri jumpa pers. Sementara Setya bersama anggota DPR RI lainnya pun beranjak dari pertemuan dan mempersiapkan diri kembali ke agenda IPU.

Setelah jumpa pers, Donald Trump melihat Setya bersama anggota DPR lainnya hendak meninggalkan gedung. Ketika itulah Donald Trump menyapa dan memperkenalkan Setya di hadapan peserta jumpa pers sebagai Ketua DPR RI.

Mungkin sebagian publik memandang pertemuan tersebut tidak layak secara etika, mengingat jabatan ketua DPR RI, termasuk anggota DPR RI, tidak patut bertemu dengan salah satu figur yang juga berniat mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat.

“Secara pribadi, saya tidak memiliki kepentingan sedikitpun terkait niat Donald Trump dalam mencalonkan diri sebagai Presiden AS. Sebagai pribadi, saya semata-mata memandang yang bersangkutan sebagai teman, yang kebetulan bertemu di sebuah tempat yang juga (kebetulan) menjadi tempat konperensi pers,” jelas Setya.

 

 

 

Baca Juga

Kelas Menengah Melonjak, 70% Penduduk RI Akan Hidup di Kota Besar

Depok – Pada 2045, sebanyak 70% penduduk Indonesia diprediksi akan tinggal di kota-kota besar. Karena ...