Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Serba - serbi / Artikel / Kembaran Embrio Ditemukan Dalam Otak Yamini Karanam

Kembaran Embrio Ditemukan Dalam Otak Yamini Karanam

Sesuatu yang salah dengan Yamini Karanam.

Mahasiswa PhD Yamini Karanam telah pindah dari Hyderabad, India ke Indiana di Amerika Serikat untuk belajar ilmu komputer. Tapi kehidupan barunya di Amerika menjadi masalah. Setelah menjadi mahasiswa brilian, dia sekarang punya kesulitan untuk memahami artikel sederhana. Ketika teman dan kolega mengatakan hal-hal sederhana kepadanya namun membuat bingung dalam pikirannya.

Pada saat dia pergi berlibur musim gugur lalu dan pada saat kembali dia merasakan kelelahan luar biasa. Karanam tidur selama hampir dua minggu berturut-turut, dan tidak masuk kuliah.

“Lalu datanglah sakit kepala, tidur dan tidak dapat bekerja,” tulisnya. “Apa ada dokter …?.”

Dokter berfikir mungkin ada kista di kelenjar pineal Karanam ini, strukturnya seperti kacang kecil yang terletak di pusat otak.

Karanam merasakan sakit dan makin sakit sejalan dengar tumor yang tumbuh besar dan lebih besar. Membaca menjadi mustahil demikian juga dengan berjalan. Dalam umur 26 tahun, Karanam hampir tidak bisa makan, sakit mulai kepalanya lalu ke seluruh tubuhnya.

“Tapi para ahli tidak menemukan korelasi antara penderitaannya dan foto hasil MRI/CT Scan,” tulisnya. “[Saya] pikir mereka akan mengambil masalah [saya]. Tapi mereka tidak. Ada frustrasi dan kemarahan. Kebanyakan dari semua, ada keraguan diri. Ketika kewarasan dipertanyakan, yang terbaik dari kita kehilangan diri kita sendiri.”

Putus asa untuk menyelamatkan hidup Karanam ini, teman-temannya membuat account untuk penggalangan dana secara online. “Yamini, didiagnosis dengan tumor pineal beberapa bulan yang lalu,” demikian judul di website.

“Sebagian besar dokter tampaknya berpikir bahwa lokasi tumor menimbulkan banyak risiko jika dioperasi dan mereka berpikir bahwa tumor dapat menyebabkan kerusakan permanen otaknya.”

Akhirnya Karanam menemukan seorang dokter, Hrayr Shahinian, yang akan melakukan operasi otak radikal dinamai “lubang kunci” di Skullbase Institute di Los Angeles. Menggunakan dana US $ 32,437 dari teman-temannya, Karanam terbang ke LA dan menggantungkan hidupnya di tangan Shahinian.

Shahinian membuat sayatan kecil di belakang kepala Karanam, lalu memasukan endoskop ke dalam tengkoraknya dan melalui saluran alam di otaknya ke lokasi tumor. Saat itulah ia membuat penemuan mengejutkan.

Tumor Karanam itu tidak hanya tumor. Itu adalah teratoma : susunan tulang, rambut dan gigi. Ternyata ada Rakasa A Frankenstein dalam otak Karanam.

Teratoma telah lama membingungkan para ilmuwan. Beberapa berspekulasi bahwa mereka pada dasarnya kembaran yang tidak pernah mengembangkan dan diserap ke dalam tubuh bayi yang masih hidup.

Bahkan, bayi yang baru lahir dapat memiliki teratoma besar yang melekat pada mereka seperti kembar siam. Awal tahun ini, dokter di Hong Kong menemukan dua janin dalam perut bayi yang baru lahir. Tidak jelas apakah tumor Karanam adalah benar-benar kembarannya. Tapi itu dapat membunuhnya.

Shahinian berhasil mengangkat tumor tersebut dan tidak bersifat kanker. Dia sekarang mengharapkan Karanam dapat pulih seperti sedia kala.

Below Article Banner Area

Baca Juga

Ucapan-Selamat-Tahun-Baru-Islam

BBM dan SMS Kata-Kata Mutiara Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 2015 1 Muharram 1437 H

Besok umat islam akan merayakan tahun baru Hijriyah dimana 1 Muharram 1437H jatuh pada hari ...