Home / Berita / Serba - serbi / Artikel / Kena Koreksi, IHSG Berhenti di 5.975

Kena Koreksi, IHSG Berhenti di 5.975


Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkena koreksi 20 poin akibat aksi ambil untung. IHSG pun terpaksa lengser dari level 6.000.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.612 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.580.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 2,326 poin (0,04%) ke level 5.998,173 setelah kemarin terkena koreksi. Aksi beli investor domestik yang memberi IHSG dorongan.

Investor domestik memburu saham-saham unggulan yang dilepas investor asing. Aksi beli ini mendorong banyak indeks sektoral masuk ke zona hijau.

Sayangnya, perdagangan hari ini diwarnai dengan gangguan datafeed. Sehingga, data perdagangan tidak terdistribusi dengan baik dari BEI ke pelaku pasar.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menipis 3,376 poin (0,11%) ke level 5.992,417. Sementara Indeks LQ45 berkurang 1,081 poin (0,11%) ke level 990,410.

Posisi tertinggi yang bisa diraih IHSG siang ini ada di level 6.020,292. Sedangkan posisi terendahnya ada di 5.987,192.

Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (27/10/2017), IHSG terpangkas 20,566 poin (0,34%) ke level 5.975,281. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 6,318 poin (0,64%) ke level 985,173.

NIlai dan volume perdagangan hari ini naik cukup tinggi karena ada transaksi tutup (crossing) sendiri saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) senilai Rp 1,8 triliun di pasar negosiasi oleh Trimegah Sekuritas (LG).

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 312.101 kali dengan volume 8,698 miliar lembar saham senilai Rp 9,089 triliun. Sebanyak 147 saham naik, 195 turun, dan 133 saham stagnan.

Bursa-bursa regional masih kompak menguat hingga sore ini. Sayangnya IHSG belum bisa mengekor penguatan pasar saham Asia.

Berikut situasi bursa-bursa Asia hingga siang ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 268,67 poin (1,24%) ke level 22.008,45.
  • Indeks Hang Seng menguat 236,05 poin (0,84%) ke level 28.438,43.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 9,25 poin (0,27%) ke level 3.416,81.
  • Indeks Straits Times bertambah 23,29 poin (0,69%) ke level 3.379,54.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.255 ke Rp 66.900, Roda Vivatex (RDTX) naik Rp 500 ke Rp 6.950, Indocement (INTP) naik Rp 475 ke Rp 21.300, dan Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 300 ke Rp 7.300.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) naik Rp 625 ke Rp 32.675, BCA (BBCA) turun Rp 475 ke Rp 20.300, Matahari (LPPF) turun Rp 425 ke Rp 8.600, dan Unilever (UNVR) turun Rp 375 ke Rp 49.150. (ang/hns)


Source link

Baca Juga

Si Seksi Ariel Tatum Makin Serius dengan Ryuji Utomo

Hot Photo Sabtu, 28 Okt 2017 08:33 WIB  ·   Palevi – detikHOT Jakarta detikHot ...