Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Kenapa Buruh dari Luar Jakarta Demo Ahok, Minta Kenaikan Upah

Kenapa Buruh dari Luar Jakarta Demo Ahok, Minta Kenaikan Upah

Ratusan buruh dari Tangerang, Karawang & Purwakarta ikut demo di Balai Kota DKI.

Kenapa Buruh dari Luar Jakarta Demo Ahok, Minta Kenaikan Upah

Seperti yang diketahui jika ratusan buruh yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI datang dari berbagai wilayah. Selain dari Jakarta mereka juga datang dari luar Jakarta seperti Tangerang, Karawang, dan Purwakarta.

Mereka menuntut kenaikan UMP di Jakarta tahun 2017 menjadi Rp 650.000 kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Muhammad Rusdi mengatakan Jakarta menjadi indikator upah minimum daerah lain.

“Karena upah di Depok, Tangerang, Cilegon, Serang, Bogor itu tergantung upah di Jakarta. Kalau upah di sini kecil, ya mereka juga kecil” ungkap Rusdi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/6/2016).

Meski demikian dalam orasinya, Rusdi sempat membandingkan upah Jakarta dengan upah di Bekasi yang juga merupakan daerah penyangga. Rusdi mengatakan, upah di Bekasi sudah lebih besar daripada upah minimum di Jakarta.

Karena itu seharusnya Jakarta memiliki upah minimum lebih besar dari daerah penyangga lainnya. Untuk saat ini kata Rusdi, rata-rata buruh bisa membawa pulang Rp 3,1 juta dalam satu bulan. Uang sebanyak itu dinilai tidak cukup untuk hidup di Jakarta.

“Kalau memang cukup, coba saja Ahok yang hidup dengan Rp 3,1 juta sebulan” tegas Rusdi.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

amnesti_pajak889

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...

One comment

  1. Jgn#Korupsi

    , buruh drmn itu bro? Mgkn 2kali byr pajak mrk itu n biaya tranport mingguan pulkam ?