Home / Berita / Kepemilikan Properti bagi WNA di Indonesia Masih Menunggu Keputusan Rakor

Kepemilikan Properti bagi WNA di Indonesia Masih Menunggu Keputusan Rakor

pembangunan proyek perumahan
pembangunan proyek perumahan

Jakarta –  Hak warga negara asing untuk membeli dan memiliki property di Indonesia masih belum jelas. Peraturan mengenai masalah ini sedang digodok di sejumlah kementerian,  baik itu di Kementerian Pertanahan, Kementerian Ekonomi dan juga Kementerian Keuangan. Namun secara prinsip, pemerintah menegaskan bahwa mulai tahun ini WNA diperbolehkan membeli dan memiliki property di Indonesia.

Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan,  soal perizinan yang membolehkan WNA  membeli properti di Tanah Air akan rampung pada September 2015. “Setelah semua aturan selesai, orang asing akan bisa punya rumah atas nama pribadinya di negeri ini,” kata Sofyan Djalil.

Namun Sofyan menegaskan kalau pembelian rumah orang WNA harus di atas Rp 5 miliar dan tidak diperkenankan untuk membeli rumah tapak.

Hal ini tidak berbeda dengan pernyataan Menteri Pertanahan dan Tata Ruang Ferry Mursidan Baldan yang menegaskan bahwa pembelitan  rumah bagi WNA tidak dibatasi oleh harga. Ferry hanya menegaskan bahwa larangan hanya berlaku untuk rumah yang disubsidi pemerintah dan rumah tapak.

Sampai sekarang Kementerian Ekonomi dan Kementerian pertanahan masih membahas masalah perbedaan pandangan ini.

“Nanti kita akan bahas lebih teknis. Minta waktu Rakor tentang masalah tersebut,‎ mudah-mudahan dalam waktu dua sampai tiga bulan ke depan sudah ok,” tutur Sofyan di Jakarta, Kamis 23 Juli.

Kebijakan  liberalisasi property yang dijalankan Pemerintah Indonesia meniru langkah negara-negara ASEAN lainnya yang telah menerapkan hal yang sama.  Malaysia, Singapura dan Australia telah menerapkan liberalisasi property ini sejak beberapa tahun lalu. Kebijakan ini dinilai dapat mendorong meningkatkan investasi di dalam negeri.

“Kalau warga negara asing memiliki properti di Indonesia, properti akan berkembang, bisa menciptakan daya beli dan membuka lapangan kerja,” tutur Sofyan Djalil. Walau begitu, Sofyan memastikan pemberian izin orang asing membeli properti tidak akan mengurangi hak warga negara Indonesia dalam memiliki rumah. ***

 

Baca Juga

Chamberlain Disoroti, Klopp Membela

Liverpool – Alex-Oxlade Chamberlain belum memperlihatkan sesuatu yang menjanjikan bersama Liverpool. Juergen Klopp punya penjelasan ...

2 comments

  1. Zaenal Thengereadik Bcl

    statusnya koq bagus bagus sich…. coba liat ta Video Aneh status nya Dwi Puspa Al-gantha bagus nya kayak ginie..

    ciyuuuz status nya Bayach TheRaloba Duatujuh malah bagus lagi..

    Hujan oh hujan cepat lah engkau reda, aku mah mau mkan sma kaka tersayank 😀

    tapi status mu gak kalah Okee koq Video Aneh … hihihi
    Met Sore aja dech Video Aneh

  2. Zaenal Thengereadik Bcl

    statusnya koq bagus bagus sich…. coba liat ta Video Aneh status nya Dwi Puspa Al-gantha bagus nya kayak ginie..

    ciyuuuz status nya Bayach TheRaloba Duatujuh malah bagus lagi..

    Hujan oh hujan cepat lah engkau reda, aku mah mau mkan sma kaka tersayank 😀

    tapi status mu gak kalah Okee koq Video Aneh … hihihi
    Met Sore aja dech Video Aneh