Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Ibu Kota / Kepolisian Australia Bersedia Bantu Usut Kasus Kematian Mirna, Ini Alasannya

Kepolisian Australia Bersedia Bantu Usut Kasus Kematian Mirna, Ini Alasannya

jessica0

 

Kepolisian Federal Australia (AFP) bersedia membantu kepolisian Indonesia untuk mengusut kasus kematian Wayan Mirna Salihin yang diduga diracuni kopi bercampur sianida. AFP bersedia membantu usai kepolisian Indonesia menjamin tidak ada hukuman mati dalam kasus “kopi maut” Mirna.

Seperti diketahui teman Mirna yakni Jessica Kumala Wongso, 27, telah ditetapkan Kepolisan Daerah (Polda) Metro Jakarta sebagai tersangka dalam kematian Mirna. Jessica disebut-sebut sudah menjadi penduduk tetap Australia.

Persetujuan AFP untuk membantu polisi Indonesia itu diberikan oleh Menteri Kehakiman Australia, Michael Keenan.

Mirna sendiri meninggal pasca menenggak kopi yang diduga mengandung racun sianida di Olivier Cafe, Grand Indonesia, Januari lalu. Mirna, ketika itu berada di kafe bersama teman-temannya, sat diantaranya Jessica. Ia meninggal setelah di bawa ke rumah sakit.

Pada pekan lalu, Kapolda Metro Jakarta, Irjen. Pol.Tito Karnavian, terbang ke Australia menemui Keenan. Pihaknya meminta bantuan AFP untuk mengusut kasus ini, karena Mirna dan Jessica pernah belajar bersama di Billy Blue College of Design Sydney dan Swinburne University of Technology di Melbourne.

Salah satu juru bicara untuk Keenan mengungkapkan kepada Fairfax Media bahwa Menteri Keenan setuju  Australia memberikan bantuan penyelidikan dugaan pembunuhan itu sesuai hukum Australia.

”Pemerintah Indonesia telah memberikan jaminan kepada Pemerintah Australia bahwa hukuman mati tidak akan dicari atau dilakukan sehubungan dengan dugaan pembunuhan itu,” demikian katanya, seperti yang dilansir Minggu (28/2).

Sementara itu Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro, Komisaris Besar Krishna Murti, kepada Fairfax Media, menuturkan bahwa jaminan tidak adanya hukuman mati itu dari Kejaksaan Agung.

”Harap dicatat bahwa hukuman mati adalah hukuman maksimal, itu disediakan untuk kejahatan luar biasa saja,” katanya.

“Setelah ada jaminan, persetujuan (bantuan) diberikan dan sekarang kami sudah mulai bekerja sama dengan AFP,” paparnya.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ahok-sindir-anies-baswedan-soal-kip

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...