Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Keterangan Satpam Saksi Kasus Engeline Dicabut, Benarkah? Polisi Membantahnya

Keterangan Satpam Saksi Kasus Engeline Dicabut, Benarkah? Polisi Membantahnya

-engeline-ilustrasi-2

Ada dugaan pencabutan keterangan Satpam Dewa Raka dalam berkas kasus pembunuhan Angeline muncul dalam pertemuan para aktivis Jaringan Peduli Anak Korban Kekerasan dengan Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Bali.

Dugaan itu diperkuat dengan tidak dicantumkannya keterangan Dewa Raka dalam berkas yang diajukan polisi ke Kejaksaan Tinggi Bali dalam kasus penelantaran anak dengan tersangka Margriet.

Dewa sendiri merupakan salah satu saksi kunci kasus pembunuhan Engeline.

Pencabutan keterangan Dewa Raka langsung dibantah oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Bali Komisaris Besar Hery Wiyanto.

“Tidak benar itu. Saya sudah cek di penyidik, dan keterangan (Dewa) tetap ada di berita acara pemeriksaan (BAP),” tutur Hery, Jumat (24/7) seperti dilansir salah satu media online.

Disambung Hery, BAP yang dimaksud merupakan BAP tersangka Agus Tay, yang disidik Kepolisian Resor Kota Denpasar. Keterangan Dewa juga akan digunakan dalam penyidikan Margriet Megawe sebagai tersangka pembunuhan tersebut.

Namun demikian, Hery mengakui bahwa keterangan Dewa dalam berkas kasus penelantaran anak yang sudah diajukan ke Kejaksaan Tinggi Bali, tapi kemudian dikembalikan ke Kepolisian Daerah Bali, tidak ada.

“Sebab memang tidak ada korelasinya. Kan satpam itu baru ada di situ setelah kejadian (pembunuhan Engeline),” tutur Hery.

Seperti diketahui, sejumlah saksi pembunuhan Engeline, sesuai dengan pernyataan Siti Sapura dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bali, di antaranya Dewa, yang sempat dilarang Margriet masuk ke dalam area rumah yang menjadi tempat terjadinya pembunuhan.

Suatu kali, Dewa masuk ke rumah itu dan melihat Margriet sedang menginjak-injak tanah dan mengendus-endus di atas lubang tempat Engeline dikubur. Kesaksian Dewa ini yang menjadi petunjuk awal polisi, yang kemudian mengolah tempat kejadian perkara lagi dan menemukan mayat Engeline.

Engeline sendiri kemudian ditemukan tewas di halaman belakang rumahnya pada Rabu, 10 Juni 2015.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ketua-pengadilan-agama-kepergok-di-hotel-lagi

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...

2 comments

  1. Zaenal Thengereadik Bcl

    lho status mu koq hampir mirip sich Video Aneh ama status ku..

    Nuw pust (Kuturungun Sutpum Suksu Kusus ungulunu Ducubut, Bunurkuh? Pulusu Mumbuntuhnyu) hus buun publushud un uktuul Pust

    tuch kan hampir mirip ?? hixhixhix

  2. Zaenal Thengereadik Bcl

    lho status mu koq hampir mirip sich Video Aneh ama status ku..

    Nuw pust (Kuturungun Sutpum Suksu Kusus ungulunu Ducubut, Bunurkuh? Pulusu Mumbuntuhnyu) hus buun publushud un uktuul Pust

    tuch kan hampir mirip ?? hixhixhix