Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Ketika Presiden, Akhirnya Mengurus Sepakbola

Ketika Presiden, Akhirnya Mengurus Sepakbola

pssi

Pada Selasa (5/5) silam, The Jakmania, sebutan buat suporter Persija Jakarta turun ke jalan melakukan demo di depan Istana Negara. Tuntutan mereka hanya satu, Presiden Jokowi turun tangan terhadap kisruh sepak bola yang terjadi.

Demo yang dilakukan The Jakmania hanya contoh kecil, sebab di berbagai daerah pun terus muncul gelombang hal yang sama menyuarakan agar kisruh sepakbola segera diakhiri. Mereka seolah sudah lelah, sepakbola Indonesia selalu saja dilanda persoalan.

Suara-suara dari pecinta sepakbola tanah air tampaknya didengar oleh orang nomor satu negeri. Presiden Jokowi pada Rabu (6/5) kemarin memanggil Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi ke Istana untuk meminta penjelasan.

Selesai pertemuan, Menpora mengatakan kalau Presiden Jokowi meminta keterangan Menpora perihal kekisruhan PSSI.

“Karena sepak bola sudah mendapatkan perhatian yang amat luas dari masyarakat, Presiden mendorong agar tata kelola sepak bola ini semakin membaik. Tidak boleh mundur lagi, tetapi harus melihat ke depan,” ungkap Menpora.

Imam Nahrawi juga Menjelaskan kalau kemenpora semakin mantap melanjutkan pembekuan terhadap Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Pembekuan dikatakannya akan dilanjutkan dan sudah disampaikan kepada presiden. Namun demikian, kompetisi tetap akan berlangsung dengan koordinasi dari Tim Transisi yang dibentuk kementerian.

Terkait Tim Transisi, Presiden Jokowi sempat menanyakan figur-figur yang akan mengisi diharapkan mampu dan berintegritas.

“Beliau tidak ingin terus bermasalah dan tidak punya integritas. Kemauan dan kemampuan untuk melihat sepakbola kita,” kata Imam.

“Dan tentu tidak boleh ada mafia bola, tidak boleh ada pengaturan skor, tidak boleh ada pemain yang tertunggak, wasit yang tidak terbayar,” katanya lebih lanjut.

Dengan cara ini, klub-klub sepakbola Tanah Air diharapkan bisa terpenuhi dan hak-hak para pemain yang dipenuhi.

Adapun tugas pokok Tim Transisi yaitu mengelola proses kompetisi, memantau kompetisi secara obyektif, memastikan adanya fairplay yang akuntabel, jujur, terbuka.

Seperti dibicarakan banyak orang, akibat kisruh yang melanda sepakbola tanah air, kompetisi tidak berjalan. Banyak klub-klub menganggur termasuk para pemainnya. Klub merasa rugi karena terus menanggung biaya para pemainnya, sementara kompetisi terhenti.

Kisruh sepakbola tanah air pun mendapat perhatian langsung dari organisasi sepakbola dunia (FIFA). Organisasi ini telah mengirimkan surat ke induk organisasi sepakbola tanah air, PSSI.

Dalam surat yang ditandatangani Sekjen FIFA Jerome Valcke, dan ditujukan kepada acting Sekjen PSSI, FIFA antara lain meminta agar PSSI dan Keenpora duduk bersama untuk menyelesaikan permasalahan sepak bola Indonesia. FIFA memberikan batas waktu hingga 29 Mei mendatang.

Jika permasalahan tidak terselesaikan dalam tenggang waktu itu, maka Indonesia terancam mendapatkan sanksi dari FIFA.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...