Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Ketua DPR Kekeh Tak Langgar Kode Etik!

Ketua DPR Kekeh Tak Langgar Kode Etik!

Ketua DPR Ngeyel Tak Langgar Kode Etik!

Polemik kehadiran Ketua DPR Setya Novanto bersama Wakil Ketua DPR Fadli Zon di konferensi pers bakal calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump, rupanya berbuntut panjang. Kini Novanto bersama Fadli Zon sudah diadukan ke Mahkamah Kehormatan Dewan oleh sejumlah anggota DPR. Bagaimana tanggapan politisi Golkar itu?

“Kami merasa kehadiran kami dalam jumpa pers bersama Donald Trump tersebut tidak melanggar Kode Etik Anggota DPR” tegas Novanto, Senin (7/9/15).

Kendati demikian, Novanto mengapresiasi langkah MKD yang langsung merespon dugaan pelanggaran kode etik tersebut. Menurut dia hal tersebut menunjukkan bahwa MKD telah menjalankan tugas, fungsi dan kewenangannya.

Seperti yang diketahui jika langkah MKD itu memiliki dasar seperti yang diamanatkan dalam Peraturan DPR RI No. 1 Tahun 2015 dan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Kode Etik dan Tata Beracara Mahkamah Kehormatan Dewan.

“Meski demikian, kami berharap segenap anggota dan Pimpinan MKD bekerja secara profesional tanpa intervensi kepentingan pragmatis dari pihak-pihak tertentu. Anggota DPR pun merasa terlindungi dan ternaungi oleh keberadaan MKD” tambahnya, seperti yang dilansir Kompas.

Namun Novanto menambahkan, tindak lanjut MKD memerlukan dukungan dari semua pihak. Dengan begitu, segala tuduhan dan tudingan tidak menyisakan fitnah. Publik juga harus memiliki pengetahuan yang utuh tentang dugaan pelanggaran kode etik ini.

“Tindak lanjut MKD juga kami perlukan untuk memperjelas posisi dan status kasus yang sebenarnya. Apalagi, kami menyandang amanah besar dari seluruh Anggota DPR sebagai Pimpinan DPR RI” pungkasnya.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...