Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Ketua DPR puji Menkeu Sri Mulyani, karena Tax amnesty Periode I dianggap Berhasil

Ketua DPR puji Menkeu Sri Mulyani, karena Tax amnesty Periode I dianggap Berhasil

sri-mulyani

Program pengampunan pajak atau tax amnesty periode I resmi berakhir pada Jumat (30/9) lalu. Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan mencatat sampai saat ini harta tax amnesty yang telah terkumpul mencapai Rp 3.622 triliun.

Tax Amnesty sampai sejauh ini diklaim menjadi yang terbaik di dunia. Menyalip rekor untuk program serupa yang sebelumnya dipegang oleh Italia. Keberhasilan Menkeu Sri Mulyani pun kemudian diapresiasi oleh Ketua DPR Ade Komarudin.

Apresiasi itu disampaikan Ade pasca menggelar pertemuan tertutup bersama Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jakarta.

“Ya alhamdulillah saling bertukar, saya dapat informasi juga dari ibu Menkeu ya alhamdulillah berhasil dengan baik. Kemarin kita sempat sedikit agak panik tapi alhamdulillah sekarang saya enggak tahu sampe hari ini, sampai jam ini nih, berhasil. itu berarti kita bernapas cukup agak lumayan,” jelas Akom sapaan akrab Ade di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/10).

Secara khusus, Akom juga mengapresiasi kinerja dan komunikasi mantan Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, dan Menteri Keuangan Sri yang dinilai sukses membuat program pengampunan pajak berjalan.

“Kita tentu berterimakasih kepada Menkeu lama, Pak Bambang mungkin kalau bukan Pak Bambang bukan Menkeu waktu itu UU TA belum tentu jalan karena beliau sangat humble, komunikasi politik bagus dengan banyak pihak alhamdulillah TA berjalan dengan baik dan DPR menerima baik,” demikian klaimnya.
 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...