Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bola / Ketum PSSI La Nyalla Ditetapkan sebagai DPO, Ini Kasusnya

Ketum PSSI La Nyalla Ditetapkan sebagai DPO, Ini Kasusnya

la-nyalla-mattalitti

Penjemputan paksa tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Kadin La Nyalla Mattalitti tak membuahkan hasil. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur resmi menetapkan status daftar pencarian orang (DPO) kepada tersangka Nyalla.

“Mulai hari ini tersangka (La Nyalla) sudah kita tetapkan DPO,” ujar Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Jawa Romy Arizyanto kepada wartawan di kantor Kejati, Jalan A Yani, Surabaya, Selasa (29/3).

Diterangkan oleh Romy, sebelum ditetapkan DPO, penyidik sudah melakukan pemanggilan tersangka La Nyalla sebanyak tiga kali. Tetapi, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim itu selalu mangkir.

Senin (28/3) lalu, penyidik Kejati Jatim sudah berupaya melakukan jemput paksa La Nyalla, dengan mendatangi tempat tinggalnya di Surabaya hinga kantor Kadin Jatim di Jalan Bukit Darmo Golf. Tetapi, tersangka tak ditemukan.

Tim dari kejati juga disebar ke Jakarta, untuk mengawasi keberadaan Nyalla di beberapa hotel atau tempat singgahnya. Lagi-lagi penyidik gagal menemukan Nyalla yang juga Ketua Umum PSSI.

“Di Surabaya sudah dicari di tiga titik. Tim di Jakarta juga sudah mendatangi beberapa hotel, juga belum menemukan tersangka,” imbuhnya.

“Maka hari ini, kami menetapkan tersangka La Nyalla sebagai DPO,” terangnya.

Seperti diketahui kalau sebelumnya, La Nyalla Mattalitti ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. La Nyalla diduga menggunakan dana hibah Kadin Jatim senilai Rp 5,3 milliar untuk digunakan membeli IPO Bank Jatim.
 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

berita-terkini-aff-2016-boaz-tinggalkan-pelatnas-timnas-kenapa

Berita Terkini AFF 2016: Boaz Tinggalkan Pelatnas Timnas, Kenapa?

“Boaz memang pulang ke Jayapura, karena ada pernikahanan keluarganya” kata Alfred Rield kepada wartawan. Seperti ...