Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Khasiat, Efek Samping dan Aturan Penggunaan Ranitidin

Khasiat, Efek Samping dan Aturan Penggunaan Ranitidin

ranitidin

Kenapa obat ini diresepkan?

Ranitidin adalah obat yang digunakan untuk merawat luka di perut; gastroesophageal reflux disease (GERD), sebuah kondisi di mana aliran asam dari perut menyebabkan mulas dan luka pada saluran makanan (esophagus atau kerongkongan); dan kondisi-kondisi di mana perut memproduksi terlalu banyak asam seperti sindrom Zollinger-Ellison dan juga maag. Ranitidin yang dijual di apotik atau di toko digunakan untuk mencegah dan merawat gejala-gejala mulas yang dikarenakan asam pada alat pencernaan dan luka pada perut. Ranitidin berada dalam kelas obat disebut H2 blockers. Obat ini menurunkan jumlah asam di dalam perut.

Bagaimana obat ini digunakan?

Ranitidin biasanya dikemas dalam bentuk tablet, tablet effervescent, butiran effervescent dan sirup yang dimasukkan ke dalam mulut. Obat ini biasanya dikonsumsi sekali sehari sebelum tidur atau dua hingga empat kali sehari. Ranitidin yang dijual di pasaran biasanya berbentuk tablet yang diminum. Biasanya diminum satu hingga dua kali sehari. Untuk mencegah gejala-gejala muncul, minumlah 30 hingga 60 menit sebelum makan atau minum makanan yang menyebabkan mulas. Ikuti petunjuk-petunjuk dalam resep atau kemasan obat secara seksama dan bertanyalah pada dokter atau tenaga farmasi untuk menjelaskan hal-hal yang tidak Anda pahami. Konsumsi ranitidin seperti yang diinstruksikan. Jangan minum kurang atau lebih dari yang diresepkan dokter.

Larutkan ranitidin yang berupa tablet effervescent dan butiran effervescent ke dalam gelas berisi air (180 hingga 240 ml) sebelum diminum.

Jangan mengkonsumsi ranitidin lebih dari dua minggu kecuali diperintahkan dokter. Jika gejala mulas, maag, asam lambung lebih lama dari 2 minggu, hentikan konsumsi ranitidin dan hubungi dokter Anda.

Penggunaan lain obat ini

Ranitidin kadang-kadang digunakan untuk merawat pendarahan gastrointestinal dan mencegah stress ulcer, kerusakan perut karena penggunaan obat nosteroidal anti-inflammatory (NSAIDs) dan penarikan asam lambung selama proses anestesi. Bicarakan terlebih dulu dengan dokter Anda mengenai resiko penggunaan obat ini untuk kondisi Anda.
Obat ini bisa diresepkan bersama penggunaan obat lain; tanyakan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Hal-hal apa yang perlu saya perhatikan?

Sebelum mengkonsumsi ranitidin:

-beritahukan dokter atau tenaga kesehatan jika Anda alergi terhadap ranitidin atau obat lain.

-beritahukan dokter atau tenaga kesehatan obat resep dan non resep, vitamin, suplemen dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi. Terutama jika obat ini mengandung bahan pengencer darah seperti warfarin, dan triazolam. Dokter Anda mungkin akan mengubah dosis obat atau mengawasi untuk melihat apakah akan ada efek samping.

-beritahukan dokter Anda jika Anda mengalami porphyria, phenylketonuria atau penyakit ginjal atau hati.

-beritahukan dokter Anda jika Anda hamil atau berencana untuk hamil atau sedang menyusui. Jika Anda baru mengetahui jika Anda hamil saat masih mengkonsumsi ranitidin, berkonsultasilah dengan dokter Anda.

Adakah perubahan pola makan atau pantangan selama mengkonsumsi obat ini?

Kecuali dokter Anda melarang Anda makan makanan tertentu atau mengubah pola makan, berarti Anda bisa makan seperti biasa.

Apa yang harus saya lakukan jika saya lupa minum obat?

Segera minum dosis obat yang terlupakan begitu Anda ingat. Jika waktu Anda mengingatnya berdekatan dengan waktu minum obat berikutnya, jangan minum dua dosis sekaligus. Teruskan sesuai dosis terakhir.

Apa saja efek samping dari obat ini?

Ranitidin bisa memiliki efek samping. Hubungi dokter Anda jika ada gejala-gejala berikut parah atau tidak menghilang:

-sakit kepala

-sembelit

-diare

-mual

-muntah

-sakit perut

Hubungi dokter Anda jika Anda mengalami masalah-masalah selama menjalani pengobatan.

Bagaimana cara penyimpanan dan pembuangan obat ini?

Simpan obat dalam wadah yang disediakan saat Anda membeli atau memperoleh obat, tertutup rapat dan jauhkan dari jangkauan anak-anak. Simpanlah dalam suhu ruangan dan jauhkan dari panas berlebih dan kelembaban (jangan di kamar mandi). Buang obat yang sudah kadaluarsa atau tidak lagi digunakan. Bicarakan dengan tenaga kesehatan atau dokter tentang proses pembuangan obat yang tepat.

Apa informasi lain yang perlu saya ketahui?

Sebelum mengikuti tes laboratorium apapun, beritahukan dokter Anda dan tenaga laboratorium bahwa Anda mengkonsumsi ranitidin.
Jangan biarkan orang lain mengkonsumsi obat Anda. Tanyakan pada dokter atau tenaga kesehatan jika Anda kehabisan obat.

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...