Home / Berita / Dunia / Kiamat Katanya Bisa `Ditunda` Sampai Tahun 2100, Percayakah Anda?

Kiamat Katanya Bisa `Ditunda` Sampai Tahun 2100, Percayakah Anda?

tanda+kiamat

Bagi Anda, umat beragama tentunya tidak akan percaya dan tidak tahu kapan kiamat akan datang. Sebab semuanya itu adalah kehendak dari Yang Maha Kuasa. Tidak ada satupun yang dapat memperkirakan kapan terjadinya peristiwa berakhirnya Bumi di alam semesta.

Tapi, ada sekelompok ilmuwan dari University’s Global Sustainability Institute yang mengungkap sebuah teori, setidaknya dapat membuat manusia `lega`. Teori tersebut menjelaskan bahwa hari kiamat tidak akan terjadi hingga 50 tahun ke depan.

Kiamat di sini bukanlah bayangan manusia selama ini dimana hancurnya bumi dan seluruh jagat alam raya.

Tapi Kiamat disini diartikan sebagai habisnya persediaan makanan di Bumi. Kelak nantinya, tepat 50 tahun kemudian pada tahun 2100, bumi katanya akan benar-benar kehabisan persediaan makanan dan sumber daya esensial.

Salah seorang ilmuwan yang mengungkapkan teori ini, Anglia Ruskin, Menjelaskan bahwa sangat mustahil bagi manusia untuk dapat bertahan hidup dengan kondisi seperti itu. Demikian seperti dikutip laman Mirror, Senin (27/7).

Munculnya teori tersebut, tidak sedikit yang masih meragukan teori tersebut. Sebab sudah banyak teori yang serupa, misalnya pada tahun 1970, terdapat teori serupa yang menjelaskan bahwa Bumi akan mengalami peristiwa kiamat pada tahun 2050, yang artinya pada saat itu kehidupan Bumi akan hancur dalam waktu 35 tahun lagi.

Awalnya, kala itu tim peneliti dapat menduga kapan terjadi kiamat dengan menggunakan sebuah program komputer dengan nama `World3`. Program ini sendiri dapat mengumpulkan data dalam jumlah yang besar dan dapat memperkirakan kapan umat manusia bisa menghabiskan semua sumber daya Bumi yang terbatas.

Akan tetapi, sistem itu tidak dapat memperkirakan faktor lain, seperti apakah bisa manusia nantinya dapat melakukan penghematan energi sehingga dapat menciptakan lingkungan bebas polusi.

 

 

 

 

 

 

Baca Juga

Pemkot Jaksel akan Eksekusi Lahan Warga yang Belum Diserahkan untuk MRT

Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan akan segera mengeksekusi lahan warga yang belum diserahkan ...