Home / Bisnis / Bedah Bank / Kinerja Baik Bank Commonwealth Indonesia Pada Q1

Kinerja Baik Bank Commonwealth Indonesia Pada Q1

Aktual Post – Bank Commonwealth merupakan bank campuran sebagian besar sahamnya milik negara kangguru dalam kuartal I/2015 memperoleh laba sebesar Rp. 50,36 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp 7,12 miliar atau 16,47 % jika dibandingkan laba kuartal I/2014 sebesar Rp 43,23 miliar. Peningkatan laba ini disebabkan meningkatnya pendapatan bunga bersih sebesar Rp 40,03 miliar atau 17,42 % menjadi Rp 269,81 miliar pada kuartal I/2015. Sedangkan pada kuartal I/2014 pendapatan bunga bersih sebesar Rp 229,78 miliar.

Peningkatan pendapatan bunga bersih tersebut sejalan dengan meningkatnya NIM (Net Interest Margin) semula pada kuartal I/2014 sebesar 4,22 % menjadi sebesar 4,83 % pada kurtal I/2015.

Dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun oleh bank pada kuartal I/2015 sebesar Rp 15,13 triliun mengalami peningkatan sebesar Rp 1,29 triliun atau 9,32 % jika dibanding posisi sama tahun 2014 sebesar Rp 13,84 triliun. Komposisi dana murah berupa giro dan tabungan mencapai  Rp 8,57 triliun atau  56,64 % dari total dana yang berhasil dihimpun.

Jumlah Total Asset meningkat sebesar Rp 2,90 triliun atau 14,53 % menjadi Rp 22,85 triliun pada kuartal I/2015, sedangkan kuartail I/2014 sebesar Rp 19,95 triliun.

Pemberian kredit juga mengalami peningkatan sebesar Rp 2,31 triliun atau 17,60 % menjadi Rp 15,43 triliun pada kuartal I/2015, sedangkan kuartal I/2014 sebesar Rp 13,12 triliun.

Ratio NPL (Non Performing Loan) gross mengalami  penurunan dimana pada kuartal I/2014 sebesar 0.86 % turun menjadi 0,74 % pada kuartal I/205. Demikian pula dengan NPL net mengalami penurunan pada kuartal I/2014 sebesar 0,61 % turun menjadi 0,51 % pada kuartal I/2015.

CAR (Capital Adequacy Ratio) cukup terjaga pada level 24,72 % pada kuartal I/2015 sedangkan pada kuartal I/2014 sebesar 25,92 %. LDR (Loan to Deposit Ratio) mengalami peningkatan dan sudah melebihi 100 % dimana pada kuartal I/2014 sebesar 93,95 % menjadi 101,64 % pada kuartal I/2015.

Commonwealth Bank Indonesia merupakan anak perusahaan Commonwealth Bank of Australia yang berbasis di Sydney dan merupakan penyedia jasa keuangan terpadu terbesar di Australia.

Kehadiran Commonwealth Bank di Indonesia  ditandai  dengan  dibukanya  kantor  perwakilan Commonwealth Bank of Australia pada tahun 1990. Pada tahun 1997 Commonwealth Bank of Australia membentuk perusahaan  joint venture untuk menyediakan layanan perbankan korporat bagi entitas bisnis Indonesia dan  perusahaan  lainnya.  Pada  tahun  2000,  perusahaan tersebut menjadi  Commonwealth Bank Indonesia, dengan Commonwealth Bank of Australia sebagai pemegang saham utama.

Pada  tahun  2007,  sebagai  bagian  dari  rencana pengembangan  pasar  Usaha  Kecil  Menengah  (UKM), Commonwealth Bank Indonesia mengakuisisi saham Bank Artha Niaga Kencana (ANK) yang berbasis di Surabaya dengan penguasaan pasar yang dominan di wilayah Jawa Timur. Akuisisi tersebut telah membantu Commonwealth Bank Indonesia memperkuat bisnis UKM serta membangun jaringan yang lebih luas di Indonesia bagian timur.

Performa keuangan Commonwealth Bank cukup baik di kuartal I/2015 dimana terlihat adanya pertumbuhan laba hampir 16,47 %. Performa ini harus tetap dijaga dan dipertahankan. Tim Bedah Bank akan terus memantau perkembangannya.

Baca Juga

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...