Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Bedah Bank / Kinerja Bank Mandiri Dibayangi oleh Kenaikan NPL dan Penurunan NIM

Kinerja Bank Mandiri Dibayangi oleh Kenaikan NPL dan Penurunan NIM

Aktual Post- Bank Mandiri yang mempunyai logo pita emas pada semester I/2015 berhasil mengumpulkan laba (bank only) sebesar Rp 10,03 triliun, hanya mengalami peningkatan Rp 1,04 triliun atau 11,56 % jika dibanding laba semester sama tahun 2014 sebesar Rp 8,99 triliun. Peningkatan laba tersebut disebabkan meningkatnya pendapatan bunga bersih semula pada semester I/2014 sebesar Rp 16,44 triliun meningkat sebesar Rp 2,31 triliun menjadi Rp 18,75 triliun pada semester I/2015.

Disisi lain NIM (Net Interest Margin) mengalami penurunan tipis semula pada semester I/2014 sebesar 5,89 % turun menjadi 5,58 % pada semester I/2015.

Total Asset bank yang mempunyai kantor pusat beralamat di Jl. Gatot Subroto Jakarta pada semester I/2015 mencapai Rp 817,12 triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp 142,38 triliun atau 21,10 % jika dibanding posisi sama tahun 2014 yaitu sebesar Rp 674,74 triliun.

Dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun sampai dengan semester I/2015 mencapai Rp 595,31 triliun mengalami peningkatan sebesar Rp 93,98 triliun jika dibandingkan posisi sama tahun 2014 yaitu sebesar Rp 501,33 triliun. Komposisi dana mahal berupa simpanan berjangka terhadap Dana pihak ketiga sebesar 36,97 % pada semester I/2015, sedangkan pada semester I/2014 sebesar 36,11 %.

Kredit yang diberikan sampai dengan semester I/2015 sebesar Rp 495,76 triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp 65,38 triliun atau 15,19 % jika dibandingkan posisi sama tahun 2014 sebesar Rp 430,38 triliun. Tingkat NPL (Non Performing Loan) gross mengalami peningkatan sebesar 0,23 % semula pada semester I/2014 sebesar 1,77 %, menjadi 2,00 % pada semester I/2015. Demikian juga dengan NPL net mengalami peningkatan tipis menjadi 0,63 % pada semester I/2015, sedangkan pada semester I/2014 hanya sebesar 0,47 %.

CAR (Capital Adequacy Ratio) atau KPMM (Kewajiban Penyediaan Modal Minimum) masih terjaga dengan baik pada level 17,63 % pada semester I/2015 sedangkan pada semester I/2014 CAR bank yang berlogo pita kuning mencapai 16,04 %.

Rentabilitas bank yang diniai dari Return On Asset (ROA) mengalami penurunan tipis semula pada semester I/2014 sebesar 3,48 % menjadi 3,21 % pada semester I/2015, sama halnya dengan Return on Equity (ROE) mengalami penurunan menjadi 23,68 % pada semester I/2015, semula pada semester I/2014 sebesar 24,49 %.

Loan to Deposit Ratio (LDR) masih dalam posisi aman dimana pada semester I/2015 sebesar 82,97 % dan sebelumnya pada posisi sama tahun 2014 sebesar 85,40 %.

BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional) mengalami peningkatan tipis menjadi 67,75 % pada semester I/2015 dan pada semester I/2014 sebesar 65,40 %.

Sebagian besar saham Bank Mandir dimiliki oleh Pemerintah republik Indonesia yaitu hampir 60 % dan perusahaan dikemudikan oleh Budi Gunadi Sadikin (BGS) sebagai Direktur Utama.

Berdasarkan rating yang dikeluarkan majalah Infobank atas kinerja tahun 2014 Bank Mandiri masuk dalam katagori BUKU 4 (Modal Inti diatas Rp 30 triliun) dan menempati urutan ke 3 setelah Bank BRI dan Bank BCA dan mendapat predikat Sangat Bagus. Namun dari segi total asset Bank Mandir masih menduduki urutan pertama yaitu sebesar Rp 855,04 triliun pada akhir tahun 2014.
Tim Bedah Bank Aktual Post akan terus memantau perkembangan Bank Mandiri  yang merupakan bank dengan  memiliki total asset terbesar di Indonesia.

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...