Home / Bisnis / Kinerja Emiten Kurang Baik, IHSG Melorot Tajam Dalam Sepekan

Kinerja Emiten Kurang Baik, IHSG Melorot Tajam Dalam Sepekan

Indeks harga saham gabungan turun 0,37 % ke level 5.086 pada hari Kamis (30-04-2015), dan ini merupakan titik terendah sejak April 2015 dimana pada saat itu indeks turun hingga 7,83 %. Akumulasi penurunan sampai minggu ini hingga 6,3%.

Menkeu sudah memberikan sinyal positif namun pasar tidak merespon dengan baik sehingga harga terus melorot. Pernyataan yang tujuannya untuk meyakinkan investor dengan mengatakan bahwa akan mempercepat belanja pemerintah dan BUMN khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur sehingga diharapkan dapat menggerakan pertumbuhan ekonomi untuk 9 bulan ke depan.

Penyebab turunnya IHSG terutama karena kurang baiknya kinerja keuangan para emiten di kuartal I/2015, hampir sebagian besar berada di bawah ekspektasi pasar. Khususnya kinerja dari perusahaan-perusahaan besar dengan kapasitas terbesar di Bursa Efek Indonesia sepanjang kuartal I/2015 cenderung melemah.

Penurunan ekonomi global menjadi penyebab utama menurunnya kinerja emiten dalam kuartal I/2015. Perlambatan ekonomi global menyebabkan harga komoditas menurun dan pendapatan masyarakat merosot otomatis kinerja perusahaan menurun yang berakibat penurunan penjualan barang dan jasa. Bukan hanya emiten tapi perusahaan yang tidak go publik juga mengalami hal yang sama. Demikian penjelasan dari Bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dari 10 emiten terbesar hanya PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk dan PT Uniliver Tbk yang perolehan laba bersihnya lebih baik dibanding kuartal I/2014.

Baca Juga

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...