Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Kisah Amin, Mantan Atlet Senam Nasional yang Jadi Gelandangan di Bandung

Kisah Amin, Mantan Atlet Senam Nasional yang Jadi Gelandangan di Bandung

Kisah Amin, Mantan Atlet Senam Nasional yang Jadi Gelandangan di Bandung 2

Sungguh memprihatinkan nasib Amin Ikhsan (42), mantan atlet senam nasional Indonesia. Meski pernah berjasa membawa nama daerah dan negara di ajang internasional, namun hidupnya kini menggelandang di salah satu sudut kota Bandung. Ini kisahnya!

Dalam olahraga senam, Amin Ikhsan sudah tak diragukan lagi kemampuannya. Dia merupakan salah satu atlet terbaik yang dimiliki oleh Bandung. Meskipun dari segi usia Amin masih dibilang kuat, namun lantaran memiliki penyakit ginjal dirinya harus pensiun dini dari profesi yang membesarkan namanya itu.

Torehan prestasi mentereng di Asia pernah diraih pria kelahiran Bandung Januari 1973 silam. Dia pernah menempati posisi ke-7 atlet terbaik Asia dalam ajang Suzuki World Cup di Jepang pada tahun 2000. Belum lagi raihan emas dalam ajang setiap PON dan Porda.

“Saya pasti sumbang emas di ajang PON dan Porda, rata-rata dua” ungkap Amin, belum lama ini.

Selama 10 bulan terakhir Amin mengaku tak memiliki pekerjaan tetap. Ia mengandalkan kos-kosan dan studio musik yang dibuka disamping rumahnya. Namun pada Rabu (5/8/2015), seluruh bangunan yang luasnya 192 meter persegi itu habis digusur. Di tengah lahan gusuran yang panas dan gersang, Amin tetap berusaha mencari rongsokan untuk dikumpulkan dan dijual.

Hasil jualan tersebut ia gunakan untuk makan sehari-hari di tenda sederhana yang akan ditempati entah sampai kapan. Padahal untuk berjalan saja Amin terlihat begitu kesulitan. Sakit gagal ginjal yang dideritanya membuat aktivitasnya terbatas.

“Saya jalan 10 meter aja ngos-ngosan” tambah Amin.

Kisah Amin, Mantan Atlet Senam Nasional yang Jadi Gelandangan di Bandung

Istri dan 3 anak Amin serta barang-barang lainnya dibawa ke rumah orang tua Amin di Cibiru. Amin memilih bertahan di lahan tersebut karena belum mendapat kejelasan dari Pemkot Bandung. Amin merupakan salah satu warga yang rumahnya terkena gusuran. Para warga ini selama puluhan tahun menempati lahan milik Pemkot Bandung.

Lahan yang luasnya belasan hektar itu akan dibangun apartemen rakyat, pertokoan, dan taman. Warga yang digusur ditampung di Rusun Rancacili. Pemkot berjanji apabila apartemen rakyat itu sudah berdiri, mereka akan menjadi priotitas untuk bisa menempatinya. Soal ganti rugi yang diminta warga, Pemkot belum berani memberikan jawaban.

Below Article Banner Area

Baca Juga

ketua-pengadilan-agama-kepergok-di-hotel-lagi

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...