Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Kisah ‘Kapal Nuh’ Penyelamat Warga dari Tsunami Aceh

Kisah ‘Kapal Nuh’ Penyelamat Warga dari Tsunami Aceh

Kapal ini menyelamatkan sekitar 30 warga Aceh dari musibah tsunami 11 tahun silam.

Kisah ‘Kapal Nuh’ Penyelamat Warga dari Tsunami Aceh

Saiful Yusri (62) merupakan salah satu saksi mata yang selamat dari bencana tsunami Aceh pada 2004 lalu. Dia dan 30 warga Desa Lampulo, Banda Aceh lainnya selamat setelah berlindung di kapal ikan yang karam di atas atap rumah warga.

Kisah ini bermula pada Minggu 26 Desember 11 tahun silam, Saiful bersama istri dan anaknya sedang berada di rumah saat gempa berkekuatan 8,9 skala Ricter tiba-tiba menguncang bumi Serambi Mekah. Saat itu warga berhamburan keluar rumah.

“Saat itu semua warga panik dan berlarian dikejar gelombang tsunami. Saya, istri, dan anak-anak saya terhempas air gelombang hingga terdampar di rumah Ibu Basyariah dan kami naik ke lantai dua” ungkap Saiful Yusri, seperti yang dilansir Liputan6 (Sabtu, 26/12/15).

Namun air terus memenuhi rumah lantai dua itu hingga hampir mencapai atap. Karena terdesak, seorang warga mencoba membuka seng atap rumah itu. Lalu ke 30 warga yang berada di rumah itu naik ke atap. Namun ketika dirinya telah benar-benar pasrah, tiba-tiba pertolongan itu datang.

Sebuah kapal ikan tanpa kendali melaju menghampiri mereka. Hingga kapal sepanjang 30 meter tersebut akhirnya bertengger di atap rumah milik Basyariah. Warga pun berbondong-bondong naik ke kapal. Saat menaiki bahtera itu, warga menemukan seorang awak kapal yang sedang tertidur lelap di sana.

“Selain kami 30 orang warga di sini, ternyata di atas kapal ada satu orang yang awak kapal sedang tertidur lelap. Begitu mengetahui kapalnya sudah berpindah dari pinggir pantai ke atap rumah warga, ia langsung panik dan terdiam” tambah Saiful.

Berkat pertolongan kapal ikan itu ketiga puluh warga dan awaknya selamat. Kini kapal tersebut diberi nama ‘Kapal Nuh di atap rumah warga’. Setiap bencana pasti ada berkah dan hikmah tersendiri. Begitu juga dengan Saiful Yusri, dia kini mendedikasikan dirinya untuk Kapal Nuh tersebut.

Below Article Banner Area

Baca Juga

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...