Home / Berita / Nasional / Kontras : Pemberian Gelar Pahlawan Soeharto Tidak Punya Dasar yang Kuat

Kontras : Pemberian Gelar Pahlawan Soeharto Tidak Punya Dasar yang Kuat

soeharto445

 

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menilai kalau pemberian gelar pahlawan bagi mantan Presiden Soeharto mencederai nilai keadilan dan hukum.

Kepala Divisi Pemantau Impunitas Kontras Feri Kusuma di Jakarta, Selasa (24/5), mengungkapkan kalau Soeharto adalah orang yang bertanggung jawab atas berbagai peristiwa pelanggaran HAM dan kasus korupsi yang terjadi di era Orde Baru.

Lebih lanjut kata Feri, bukan hanya itu, pers dibatasi bahkan tidak sedikit yang dibredel karena kritis, partai politik dibatasi dan diawasi ruang geraknya.

“Selain itu, MA juga menyatakan Yayasan Super Semar milik Presiden Soeharto telah melakukan perbuatan melawan hukum dan wajib membayar kerugian negara Rp4,4 triliun berdasar kurs saat itu,” jelasnya seperti dikutip dari Antara.

Bahkan, kata dia, TAP MPR XI Tahun 1998 juga mengamanatkan untuk dilakukannya pengadilan bagi mantan Presiden Soeharto dan kroninya atas kejahatannya selama memimpin Indonesia, tetapi hal tersebut tidak pernah terlaksana karena dideponir sebagai akibat dari kondisi kesehatannya yang memburuk.

Oleh karenanya, menurut Feri, rekam jejak Soeharto itulah yang membuat pemberian gelar pahlawan bagi penguasa Orde Baru selama 32 tahun itu tidak memiliki dasar yang kuat.

“Hal-hal tersebut yang menjadi keberatan kami sehingga jika tetap dilaksanakan maka kami dan elemen masyarakat lainnya akan menggugat itu,” jelasnya.

 

 

 

 

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...