Home / Berita / Nasional / Korban Lumpur Lapindo akan Dibayar Paling Telat 26 Juni

Korban Lumpur Lapindo akan Dibayar Paling Telat 26 Juni

ganti-rugi-korban-lumpur-lampido-akan-cair-akhir-februari

Kabar baik bagi para warga yang menjadi korban lumpur Lapindo. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa pihaknya tidak akan menunda pembayaran ganti rugi ke korban bencana lumpur Lapindo di‎ Sidoarjo, Jawa Timur.

Hal ini disampaikan dirinya ketika Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI hari Rabu (10/6). ‎

“‎‎Lumpur Sidoarjo paling lambat sudah harus dibayar pada 26 Juni,” kata Basuki di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Untuk merealisasikan bukti keseriusan tersebut, menteri mengirim Inspektur Jenderal Kementerian PUPR Rildo Ananda Anwar, untuk memimpin tim melakukan penyelesaian kesepakatan akhir terkait pembayaran ganti rugi tersebut.

Untuk besaran anggaran ganti rugi korban lumpur Lapindo yang ditanggung pemerintah, akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2015, sebesar Rp‎ 827 miliar.‎

Pada awalnya pemerintah dalam APBN Perubahan 2015 menyiapkan pembayaran ganti rugi kepada korban lumpur Lapindo Rp 781 miliar. Setelah dilakukan audit BPKP, ternyata mengalami kenaikan sekitar Rp 46 miliar (naik 5,8%).

dijelaskan oleh menteri, dana ini bukanlah dana cuma-cuma, melainkan dana talangan yang harus dikembalikan oleh Minarak Lapindo Jaya dengan jaminan, berupa aset berupa tanah tertutup lumpur yang sudah diganti rugi oleh perusahaan grup Bakrie tersebut. Tanah itu seluas 420 hektar lebih, dengan nilai yang dilaporkan mencapai Rp 3,03 triliun.

Tim perunding dan pihak Minarak Lapindo akan membahas terkait besaran bunga atas pinjaman tersebut, siapa penanggung jawab pencairan dana ganti rugi, hingga bagaimana cara penarikan aset yang dijadikan jaminan oleh Minarak Lapindo.

“Saya memberi tugas Pak Inspektur Jenderal (Irjen PUPR Rildo Ananda Anwar) untuk memimpin tim menyelesaikan kesepakatan akhir,” ujar menteri.

Hal senada juga sempat dilontarkan oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa beberapa waktu lalu. Menurut Mensos, dana kompensasi bagi korban lumpur Lapindo siap dicairkan, ini berdasarkan hasil koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dimana akan dicairkan paling lambat 26 Juni mendatang.

Sebenarnya, lanjut Khofifah, pembayaran ganti rugi korban lumpur Lapindo hendak direalisasikan Februari lalu. Namun realisasi pencairan dana kompensasi itu tertunda karena masih menunggu DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) turun.

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...