Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Dunia / Korban Malpraktik, Ibu Ini Jadi Punya Otot Seperti Hulk

Korban Malpraktik, Ibu Ini Jadi Punya Otot Seperti Hulk

Ibu ini mengalami pembekakan otot, sehingga mirip superhero Hulk.

Korban Malpraktik Ibu Ini Jadi Punya Otot Seperti Hulk

Helen Stephens yang merupakan ibu rumah tangga asal Wednesbury West Midlands Inggris, mengalami kejadian tidak menyenangkan. Kasus malapraktik yang menimpanya membuat ibu 53 tahun ini harus terpenjara di rumahnya sendiri, akibat penyakit langka yang dideritanya.

Seperti yang dilansir Mirror.co.uk, kondisi Helen hampir sama seperti tokoh superhero Hulk. Selain mengalami pembengkakan otot yang membuat tubuhnya membesar, juga karena Helen diasingkan. Dengan hanya berada di atas tempat tidur, kini kondisi Helen makin memprihatinkan.

“Setiap hari saya merasakan otot-ototku robek, membengkak, hingga 4 inci” ujarnya, Sabtu (10/6/2016).

Helen menderita kelainan otot sejak November 2012. Ia mengatakan pembengkakan otot-ototnya telah menghancurkan paru-paru dan hatinya. Bahkan ia harus disediakan ranjang khusus untuk menyesuaikan kondisi badannya.

“Saya sangat membutuhkan tempat tidur seperti di rumah sakit. Tempat tidur ini tidak aman untuk saya. Saya meminta bantuan. Jika ada orang yang dapat menyediakan tempat tidur seperti di rumah sakit, saya akan sangat berterima kasih” tambahnya.

Helen masih ingat betapa ia pertama kali menderita kejang otot, ia merasakan ototnya membengkak usai kecelakaan mobil yang menimpanya. Ia di rawat di rumah sakit dan mendapat perawatan yang salah selama berbulan-bulan. Padahal musibah yang menimpa Helen adalah kelainan langka yang disebut Stiff Person Syndrome (SPS).

“Otot saya terus membengkak seperti Hulk. Saya mulai terlihat besar dan saya mulai menyebut diri saya Hulk, Arnlod Schwarznegger atau Rambo. Saya merasa seperti binaragawan” ceritanya lagi.

Kelainan SPS dua kali lipat lebih rentan menyerang wanita ketimbang pria. Umumnya rumah sakit salah mendiagnosis, mereka mengira SPS semacam penyakit Parkinson dan Mulitple Sclerosis. Kasus yang dialami Helen sempat mencuri perhatian anggota kabinet peduli sosial, Konselor Anne Shackleton.

“Dewan menyadari kekhawatiran nyonya Stephens. Untuk itu kami sedang bekerja sama menggalang dana dari masyarakat untuk perawatan Nyonya Stephens” ungkap Anne Shackleton.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...