Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / KPK Minta Dibuatkan Ayat Baru ke DPR Tentang Penyadapan, Ini Alasannya

KPK Minta Dibuatkan Ayat Baru ke DPR Tentang Penyadapan, Ini Alasannya

kpk56

Komisi III DPR melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di dalam rapat ini, Komisi III meminta masukan dari KPK soal revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang KPK.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPK Taufiquerachman Ruki menyampaikan permintaan kepada DPR untuk dibuatkan ayat baru yang mengatur mengenai penyadapan.

“Kami minta yang menyangkut masalah penyadapan dibuatkan dua ayat baru. Ayat yang pertama yang mengatur tata cara melakukan penyadapan. Kebetulan kita sudah punya, itulah SOP kita. Tapi sekarang kita jadikan dalam muatan Undang-Undang,” ujar Ruki di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/11).

Ayat selanjutnya kata Ruki adalah soal penyelenggara jasa telekomunikasi supaya bisa diperintahkan untuk mengaudit penyadapan yang dilakukan KPK. Audit itu dilakukan agar tidak ada anggapan penyalahgunaan kewenangan penyadapan oleh KPK.

“Dengan demikian kita bisa dikontrol, pengguna kewenangan ini bisa dicegah dari penyimpangan. Dulu pun kita diaudit kok, satu nomor pun tidak menyimpang,” tutur Ruki.

Dijelaskan pula oleh Ruki, kewenangan penyadapan bisa dilakukan dengan dua hal. Pertama, melalui legal regulation atau UU yang sah. Kedua, melalui jalur legal by truth order. Ruki mengatakan yang terbaik adalah dengan yang pertama.

“Artinya Undang-Undang memberikan izin kepada KPK untuk melakukan penyadapan. Tata caranya diatur, auditnya diatur,” jelas Ruki.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...