Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / KPU Buka Lagi Pendaftaran Bakal Cawal Kota Surabaya Setelah Pesaing Risma Ditolak

KPU Buka Lagi Pendaftaran Bakal Cawal Kota Surabaya Setelah Pesaing Risma Ditolak

Pasangan Rasiyo-Dhimam Abror tidak memenuhi syarat administrasi ikut pilkada Kota Surabaya
Pasangan Rasiyo-Dhimam Abror tidak memenuhi syarat administrasi ikut Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya

Pemilihan Walikota Surabaya  yang seharusnya dilakukan serentak bersama Pilkada wilayah lain di Indonesia pada akhir tahun ini, kembali menuai masalah. Pasangan Rasiyo-Dhimam Abror yang menjadi pesaing untuk  duet Risma Triharini-Whisnu Sakti Buana ditolak sebagai kandidat karena pasangan itu dianggap tidak memenuhi syarat administrasi. Itu berarti, saat ini hanya ada satu kandidat untuk Pilkada Surabaya.

Untuk mengatasi masalah ini,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya memutuskan memperpanjang lagi masa pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota selama tiga hari, yaitu 6-8 September ini. Apabila tetap hanya ada satu pasangan calon yakni Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana, maka Pilwalkot Surabaya akan ditunda ke 2017.

Langkah Rasiyo -Dhimam Abror maju dalam pemilihan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya, pupus setelah KPU Surabaya menyatakan pasangan itu tak memenuhi syarat untuk melawan duet Risma Triharini-Whisnu Sakti Buana.

Ada dua alasan KPU tidak meloloskan pasangan ini, pertama karena  surat rekomendasi PAN untuk Rasiyo-Abror merupakan scanning yang dibawa saat pendaftaran 11 Agustus 2015, tidak identik atau berbeda dengan surat rekomendasi asli yang diserahkan pada saat penyempurnaan dokumen 19 Agustus 2015.

Sejumlah masalah ditemukan di antaranya nomor surat, penulisan angka nomor surat, dan nomor seri angka materai. Semua berbeda antara rekomendasi hasil scanning dan rekomendasi asli yang disusulkan ke KPU.

Syarat lain terkait calon juga bermasalah. Bakal calon wakil wali kota Abror juga tidak memenuhi syarat. “Pak Abror tak menyertakan surat keterangan bahwa dirinya tak mempunyai tanggungan pajak. Kami sudah klarifikasi ke kantor Pajak. Untuk dokumen Rasyo semua lengkap,” kata sumber di KPU.

Menanggapi keputusan itu, Dhimam mengaku pasrah. “Mau diapain, KPU sudah punya keputusan,” kata Dhimam. – jpnn/kom

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...