Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Kronologi Kisah Angeline, dari Hilang hingga ditemukan Tewas Terkubur dekat Kandang Ayam

Kronologi Kisah Angeline, dari Hilang hingga ditemukan Tewas Terkubur dekat Kandang Ayam

47.angeline 1

Sungguh tragis kisah hidup yang dialami oleh Angeline. Bocah SD berumur 8 tahun ini hidupnya harus berakhir karena dibunuh. Sebelum dibunuh, sempat pula diperkosa oleh pembantu rumahnya. Kemudian dikubur dekat kandang ayam yang berada di pekarangan rumahnya di Jl Sedap Malam, Sanur, Denpasar, Bali.

Angeline awalnya dinyatakan hilang saat bermain di depan rumahnya, pada Sabtu (16/5) sore. Bocah SD ini tak pulang ke rumah selama tiga hari, sehingga keluarga menyatakan hilang. Keluarga kemudian melaporkan kasus kehilangannya ke Polsek Denpasar Timur.

Upaya pencarian dilakukan keluarga, salah satunya dengan membuat fanpage di Facebook “Find Angeline – Bali’s Missing Child”. Di Facebook ini keluarga menyebarkan informasi dan juga foto-foto Angeline yang selalu ceria dan dilimpahi kasih sayang. Sebanyak 4.884 orang yang me-like fanpage ini.

Pada tanggal 18 Mei 2015 Polisi langsung melakukan pencarian terhadap Angeline. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi termasuk mencari keberadaan orang tua kandung Angeline. Ternyata Angeline adalah anak angkat yang diadopsi waktu berumur 3 hari oleh pasangan Margriet Mendawa yang bersuamikan orang kulit putih yang sudah meninggal 3 tahun lalu.

Di rumahnya di Sanur, Angeline tinggal bersama dengan ibu angkat dan satu orang pembantu laki-laki yang bertugas untuk membersihkan rumah dan mengurus kandang ayam. Ibu angkat Angeline memiliki dua anak, satu bernama Yvon dan satu lagi tinggal di Amerika.

Kabar hilangnya Angeline, sampai ke telinga Menteri MenPAN RB Yuddy Chrisnandi dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise. Kedua menteri ini secara terpisah pada 5 dan 6 Juni 2015 mendatangi kediaman Angeline. Namun keduanya tidak ditemui oleh orangtua angkat Angeline.

Selain menteri, Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait pun sempat datang ke rumah Angeline ditemani oleh pihak kepolisian pada Minggu (24/5). Di sana dia bertemu dengan ibu angkat Angeline. Arist lalu minta ditunjukan di mana tempat Angeline tidur.

“Tempat Angeline tinggal itu saya pikir tidak layak. Waktu saya ke rumahnya itu bau sekali, banyak kandang ayam, kucing dan anjing,” ungkap Arist.

Disamping melalui facebook, pencarian Angeline juga dilakukan dengan menyebarkan pamflet. Ada ribuan pamflet yang disebar di sekitar kawasan Bali. Selain itu pencarian juga dilakukan di sekolah Angeline dan juga ke lokasi-lokasi lainnya.

Bukan hanya penduduk lokal, tapi puluhan ekspatriat juga ikut mencari. Mereka menyebarkan pamflet dari rumah Angeline ke sekolah SD 12 Sanur yang berjarak sekitar 2 kilometer.

Salah satu pamflet yang ada berwarna hijau yang dimuat di fanpage Facebook yang di bawahnya tercantum lambang LSM tentang anak, KPAI dan Polri.

Pihak kepolisian menemukan beberapa kejanggalan, satu diantaranya tangisan ibu angkat Angeline.

Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie mengungkapkan bahwa kecurigaan soal tangisan itu didapatnya saat polisi dan tokoh masyarakat bersama-sama mencari Angeline dan menyusuri jalan dari rumah Angeline ke sekolah. Saat itu Ronny melihat ibu angkat Angeline, Margriet Mendawa, sempat menangis namun ada yang mencurigakan.

“Ibunya kan sempat nangis-nangis tuh, kecurigaan saya tetap ada. Tapi sebagai seorang penyidik saya tahu cara apa yang harus saya lakukan. Dan yang utama saya itu mencari Angeline terlebih dahulu,” cerita Ronny.

Kemudian dilakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah Angeline. Setelah melakukan evaluasi penyelidikan awal, Ronny meminta kepada anggotanya untuk mencari lagi ke rumah Angeline.

“Karena dari beberapa hal ada yang mencurigakan,” ujarnya.

Setelah pencarian ketiga di rumah itu pada hari Rabu (10/6), polisi berhasil menemukan jasad Angeline setelah mencium bau tak sedap dari gundukan tanah yang tak jauh dari kandang ayam di bawah tumpukan sampah di pekarangan rumahnya. Saat digali kuburan yang hanya setengah meter, jenazah Angeline ditemukan bersama dengan sebuah boneka dan bed cover serta tali.

 

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...