Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Kronologi Penangkapan Koruptor Indonesia yang Buron 13 Tahun!

Kronologi Penangkapan Koruptor Indonesia yang Buron 13 Tahun!

Samadikun Hartono yang menjadi buronan selama 13 tahun, akhirnya tertangkap dan dipulangkan ke Indonesia.

Kronologi Penangkapan Koruptor Indonesia yang Buron 13 Tahun!

Seperti yang diketahui jika Samadikun merupakan terpidana kasus penyalahgunaan dana talangan dari Bank Indonesia atau BLBI yang menjadi buronan selama 13 tahun. Bagaimana kronologi penangkapan buronan yang merugikan negara Rp 169,4 miliar tersebut?

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Sutiyoso mengatakan jika Samadikun ditangkap otoritas Tiongkok setelah BIN memberikan informasi keberadaannya. Tanggal 14 April 2016, otoritas Tiongkok menangkap Samadikun di Shanghai.

“Tanggal 14 April yang bersangkutan atau yang saya singkat SH ini ditangkap aparat penegak hukum China di Shanghai, setelah BIN memberikan tempat keberadaan SH” ungkap Sutiyoso dalam konferensi pers, Kamis (21/4/2016).

Sutiyoso mengatakan, ia mengetahui penangkapan itu saat dirinya tengah berada di Jerman untuk mempersiapkan kunjungan Presiden Joko Widodo di Eropa. Tanggal 19 April lanjut Sutiyoso, tiga utusan dari pemerintah Tiongkok mengabarinya bahwa batas waktu penahanan Samadikun selama tujuh hari setelah ditangkap di Tiongkok, akan segera berakhir tanggal 21 April.

“Artinya menurut mereka (saat itu) kalau yang bersangkutan tidak bisa kita keluarkan dari China pada waktu itu maka prosedurnya nanti jadi rumit” tambah Sutiyoso.

Akhirnya Sutiyoso pada saat itu langsung melapor ke Presiden Jokowi yang berada di London Inggris, mengenai hal ini. Sutiyoso kemudian tiba di Shanghai 21 April pukul 02.00 dini hari. Ia kemudian bertemu dengan otoritas Tiongkok dan menyelesaikan proses agar dapat membawa pulang Samadikun.

Samadikun divonis bersalah dalam kasus penyalahgunaan dana talangan dari Bank Indonesia atau BLBI senilai sekitar Rp 2,5 triliun yang digelontorkan ke Bank Modern menyusul krisis finansial 1998. Kerugian negara yang terjadi dalam kasus ini disebut sebesar Rp 169 miliar.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...