Home / Berita / Dunia / Kronologi Tragedi Mina 2015 yang Menewaskan 700an Jemaah Haji

Kronologi Tragedi Mina 2015 yang Menewaskan 700an Jemaah Haji

Kronologi Tragedi Ijak ijakan di mina
Dari berita terbaru tragedi mina yang didapatkan, sampai dengan pagi hari tadi tercatat 717 jemaah haji yang dinyatakan meninggal dunia karena tragedi mina, dimana tragedy ini terjadi akibat para jamaah haji berdesak desakan dan saling mendorong di jalan 204 Mina saat para jemaah akan melakukan lempar jumroh meskipun tempat kejadian dengan jamarat masih sangat jauh.

Menurut keterangan dari Pemerintah Arab Saudi yang diwakili oleh kementerian Dalam Negri menyatakan bahwa penyebab terjadinya tragedi mina terjadi karena jemaah tidak disiplin dimama para jemaah tidak mematuhi jadwal yang telah ditentukan.

Berikut ini kronologi Kejadian Tragedi Mina Menurut Mayjen Mansour al Turki

“Seperti yang diketahui bersama gelombang yang menuju ke lempar jumrah ini telah diatur dengan baik. Sehingga mereka yang berada di dalam kemah itu akan keluar dengan sesuai jadwal yang diberikan. Setiap kemah sudah memiliki jadwal dan arah ke pelemparan jumroh,” ujar Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi Mayjen Mansour al Turki, seperti dikutip dari AlJazeera, Kamis (24/9/2015).

Jika kita lihat dari peta , posisi Jalan 204 berada di jalur tengah menuju Jamarat. Di tengah Jalan 204, ada persimpangan yang mempertemukan dengan Jalan 223. Persimpangan ini masih beberapa kilometer jaraknya dari Jamarat, tempat melakukan ritual lempar jumrah.

Di persimpangan itulah insiden terjadi. Jemaah yang sudah memenuhi Jalan 204 tiba-tiba berhenti, salah satu sebabnya karena pertemuan arus di persimpangan. Pasalnya, saat itu Jalan 223 juga dipenuhi jemaah yang ingin melakukan lempar jumrah.
Kronologi Tragedi Mina 2015 1
“Jemaah dalam jumlah besar bergerak pada saat yang sama,” kata Mansour.

Aksi saling dorong antar jemaah yang berdesak-desakan di persimpangan pun tak terhindarkan. Pertemuan arus manusia dengan volume yang sangat tinggi, ditambah dengan suhu udara yang tinggi membuat korban berjatuhan.

Suasana di lokasi agaknya sudah membikin jamaah lelah. Cuaca 46 derajat Celcius turut berkontribusi terhadap banyaknya jumlah korban.

Saat para korban mulai berjatuhan, jemaah yang ingin tetap mencapai Jamarat memaksakan untuk terus bergerak. Sehingga, sebagian korban jatuh terinjak-terinjak.

Korban pun terus bertambah, sebagian besar korban tewas karena terinjak-injak. Sementara itu, pihak Arab Saudi tak bisa berbuat banyak saat insiden terjadi, hanya menutup Jalan 204 yang bisa dilakukan.

Upaya evakuasi pun langsung dilakukan. Para korban langsung dilarikan ke RS di Mina dan sebagian dibawa ke Makkah.

Jika dilihat dari gambaran di peta, di sekitar jalur menuju Jamarat terbentang gambaran berwarna putih. Gambaran berwarna putih itu adalah tenda para jemaah yang berjejer di pinggir jalan raya menuju Jamarat.
Menurut berita terbaru mengenai tragedi mina ini ada 3 jamaah Indonesia yang ikut menjadi korban ( baca Tragedi Mina 2015 : Jemaah Haji Indonesia yang Tewas 3 Orang, Ini Identitasnya)

Baca Juga

GP Ansor Surabaya Gelar Nobar Film G30S/PKI, Warga Antusias

Surabaya – GP Ansor Surabaya menggelar acara nonton bareng G30S/PKI. Acara itu sekaligus untuk memperingati ...