Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Dunia / KTT Ke-26 ASEAN Ditutup, Hasilkan Tiga Hal

KTT Ke-26 ASEAN Ditutup, Hasilkan Tiga Hal

penutupan ktt asean ke-26

Nampaknya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-26 ASEAN yang berlangsung di Malaysia, gaungnya kurang begitu gregat. Forum ini ketutup dan kalah gaungnya dengan peringatan ke-60 KAA yang dihelat di Jakarta dan Bandung dimana waktunya begitu berdekatan.

Meski demikian, KTT ke-26 ASEAN sukses juga terselenggara dengan dihadiri 10 kepala negara/pemerintahan. Setelah berlangsung selama dua hari, pada hari Senin (27/4), Forum itu akhirnya ditutup di Langkawi, Malaysia. Wakil Presiden Jusuf Kalla yang hadir menggantikan Presiden Jokowi yang harus kembali ke tanah air, tampak tersenyum puas atas kehadirannya.

Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, yang menutup acara KTT dalam pidatonya mengungkapkan bahwa telah disepakati deklarasi penguatan kerjasama ASEAN dan upaya penguatan pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MAE) tahun 2016.

Sebelum ditutup resmi, KTT telah berhasil membahas tiga masalah utama.

Menurut keterangan Jusuf Kalla, Pertama, pembicaraan mengenai bagaimana mengatasi menurunnya pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN.

JK menegaskan, menurunnya tingkat pendapatan masyarakat salah satu penyebabnya pertumbuhan ekonomi tidak stabil. Oleh karena itu, dirinya mengusulkan tim bersama untuk mencarikan solusi dari permasalahan yang ada.

“Salah satu hal yang saya kemukakan tadi karena kita memiliki komiditi yang hampir sama seperti kopi, karet, mineral dan itu mengalami penurunan yang besar sehingga menyebabkan pendapatan masyarakat kita menurun,”tegas JK.

Hal lain yang juga dibahas dalam KTT adalah bagaimana menangani disaster. Terkait ini, JK mengusulkan agar negara-negara kawasan perlu membuat lembaga yang menyatukan semua negara ASEAN. Lembaga ini akan memberi bantuan apabila di salah satu negara anggota maupun negara lain tertimpa musibah bisa langsung dilakukan penanganan bersama.

Sedangkan pembahasan terakhir seputar radikalisme dan terorisme di ASEAN dan dunia. Wakil Presiden Jusuf Kalla menuturkan perlunya sikap bersama dalam memerangi aksi radikalisme dan terorisme.Karena itu kita harus bekerjasama.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

permainan-game-di-korea

Bintang Tamu Ini Bercinta di Depan Penonton Saat Siaran Langsung

Sebuah video merekam aksi dua bintang tamu berbaring di lantai di sebuah studio TV saat ...