Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Bedah Bank / Laba Citi Bank Melorot Pada Q1

Laba Citi Bank Melorot Pada Q1

Aktual Post – Bank dari negara asalnya Amarika Serikat ini pada kuartal I/2015 perolehan labanya sebesar Rp 566,86 miliar, namun mengalami pertumbuhan laba yang negatif alias melorot sebesar Rp 74 miliar atau 11,55 % jika dibanding kuartal I/2014 sebesar Rp 640,93 miliar. Penurunan laba tersebut diantaranya disebabkan adanya penuruanan pendapatan operasional berupa Keuntungan transaksi spot dan derivatif (realised) semula di kuartal I 2014 sebesar Rp 1,79 triliun menjadi Rp 1,47 triliun dikuartal I/2015.

Total Asset pada kuartal I/2015 mencapai Rp 72,14 triliun, mengalami peningkatan Rp 5,84 triliun atau 8,80 % jika dibanding posisi sama tahun 2014 sebesar Rp 66,30 triliun.

Dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun mencapai Rp 47,12 triliun pada kuartal I/2015, meningkat sebesar Rp 3,7 triliun atau 8,52 % jika dibanding kuartal I/2014. Dana yang dihimpun didominasi oleh dana murah berupa giro, pada kuartal I/2015 mencapai Rp 25,94 triliun atau 55,05 % dari seluruh dana yang dihimpun pada kuartal I/2015.

Jumlah fasilitas kredit yang diberikan mengalami peningkatan sebesar Rp 3,34 triliun atau 9,34 % menjadi Rp 39,17 triliun pada kuartal I/2015, sedangakn kuartal I/2014 sebesar Rp 35,74 triliun. NPL (Non Performing Loan) gross mengalami perbaikan atau penurunan yang cukup besar yaitu 4,44 % menjadi 1,77 % pada kuartal I/2015, sedangkan kuartal I/2015 mencapa 6,21 %. NPL net pada kuartal I/2014 sebesar 5,93 % menjadi 1,32 % pada kuartal I/2015. Penurunan tersebut karena adanya recovary dari beberapa debitur yang ada dikelompok kolektibilitas kurang lancar.

Ratio CAR (Capital Adequacy Ratio) bank yang terkenal dengan kasus Melinda Dee, masih terjaga dengan baik di level 27,28 pada kuartal I/2015, sedangkan dikuartal I/2014 mencapai 26,33 %. NIM (Net Interest Margin) mengalami peningkatan semula dikuartal I/2014 sebesar 4,19 % dan pada kuartal I/2015 menjadi 4,21 %. LDR (Loan to Deposit Ratio) mengalami peningkatan dari 2014 sebesar 78,64 % menjadi 80,93 % di kuartal I/2015.

Ratio BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional) untuk mengetahui tingkat efisiensi bank, hasilnya adalah efisiensi citi bank mengalami peningkatan. Terlihat adanya penurunan ratio BOPO pada kuartal I/2014 sebesar 85,06 % sedangkan pada kuartal I/2015 sebesar 81,42 %, ini menandakan tingkat efisiensi mengalami perbaikan.

Citi Bank Indonesia yang keseluruhan sahamnya dimiliki oleh Citigroup Inc, New York, Amerika Serikat ini pernah mengalami beberapa kasus yang menurunkan reputasi diantaranya kasus manipulasi Melinda Dee dan kasus meninggalnya debitur di kantor Citibank akibat tertekan oleh debt collector. Tim Bedah Bank Aktual Post akan terus memantau perkembangan bank ini.

Below Article Banner Area

Baca Juga

amnesti_pajak889

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...