Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Lagi, Dahlan Iskan Diseret Kejaksaan dalam Kasus Mobil Listrik!

Lagi, Dahlan Iskan Diseret Kejaksaan dalam Kasus Mobil Listrik!

“Apa kajiannya, mungkin saja tersangka. Karena kan dia tahu bikin mobil listrik yang bikin hasilnya tidak benar” ungkap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Arminsyah (Jumat, 24/6/2016).

Lagi, Dahlan Iskan Diseret Kejaksaan dalam Kasus Mobil Listrik!

Rupanya kasus mobil listrik yang sempat membawa nama Dahlan Iskan, akan kembali muncul. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Arminsyah masih mengkaji keterlibatan Dahlan Iskan. Meski masih mengumpulkan bukti penguat, Arminsyah meyakini adanya keterlibatan Dahlan secara aktif.

“Apa kajiannya, mungkin saja tersangka. Karena kan dia tahu bikin mobil listrik yang bikin hasilnya tidak benar” kata Arminsyah, Jumat (24/6/2016).

Arminsyah menganggap Dahlan sengaja membuat mobil listrik yang tidak sesuai dengan klasifikasinya. Dahlan mengetahui apa yang ia lakukan salah dan menyebabkan negara merugi, namun tetap dilanjutkan.

“Waktu dia bikin mobil listrik dia mau pamer, supaya dilihat hebat. Kayak begini, dia nembak orang dalam kaca. Yang ditembak kan orangnya bukan kacanya, tapi kacanya pecah. Itu teori kesengajaan sebagai kemungkinan” tambah Arminsyah.

Sebelumnya Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang memutus perkara pengadaan mobil listrik, menyatakan bahwa Dahlan Iskan tidak terbukti menyebabkan kerugian negara. Hakim menilai perbuatan memperkaya diri sendiri dan korporasi yang dilakukan Direktur PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi tidak dilakukan secara bersama-sama Dahlan.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...