Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bola / Lama di Jerman, Tapi Habibie Tak Ikuti Bundesliga

Lama di Jerman, Tapi Habibie Tak Ikuti Bundesliga

“Mohon maaf, saya memang sama sekali tidak ahli soal sepak bola” ungkap BJ Habibie.

Lama di Jerman, Tapi Habibie Tak Ikuti Bundesliga

Seperti yang diketahui jika Presiden ketiga Republik Indonesia, BJ Habibie taklah asing dengan negara Jerman. Di negara tersebut dirinya pernah menuntut ilmu selama 10 tahun, hingga menemukan teori dalam ilmu penerbangan.

Namun bukan berarti Habibie paham akan Bundesliga. Hal itu diakui Habibie saat menerima kunjungan Indra Sjafri untuk melaporkan perkembangan cucunya, Muhammad Rafid Habibie pada Jumat (8/4).

Habibie sendiri menilai bakat sepak bola Rafid menurun dari ayahnya yang merupakan pemain sepak bola lokal di Bogor kala itu. Habibie bercerita bahwa ayahnya dulu memang sangat menggandrungi dunia sepak bola.

“Yang saya ingat pasti saat ayah saya dulu main bola. Kalau sudah urusan bola, aduh ampun deh. Luar biasa semangatnya” ungkap Habibie, seperti yang dilansir CNN.

Indra Sjafri yang memantau perkembangan Rafid Habibie, melaporkan hasil positif kepada Habibie. Selain melaporkan perkembangan Rafid yang digemblengnya, Indra pun berbagi informasi tentang soal sepak bola Jerman.

“Kalau di Jerman ada Leipzig, di situ merupakan pusat pengembangan sepak bola di Jerman. Jerman juga satu-satunya negara yang sangat mengutamakan sains di sepak bola” ucap Indra.

“Oh, bukan di Muenchen?” Habibie kemudian bertanya lagi kepada Indra.

Indra pun menjelaskan bahwa Muenchen merupakan kota klub sepak bola kelas dunia, Bayern Munich. Habibie tampak menyimak serius dan sesekali ia semringah, seolah rasa penasarannya di sepak bola bisa terjawab.

“Mohon maaf, saya memang sama sekali tidak ahli soal sepak bola,” ujar Habibie.

Habibie sendiri lebih menyukai olahraga berenang sebagai hobi. Ia pun berharap cucunya bisa meneruskan impian ayahnya Habibie di sepak bola. Kalau bisa menjadi pesepak bola hebat dan bisa mengharumkan nama bangsa.

“Sama seperti di dunia sains, sepak bola butuh berpikir sesuai ukuran dan ketepatan. Saya harap itu juga bisa dilakukan cucu saya” harap Habibie.

Below Article Banner Area

Baca Juga

berita-terkini-aff-2016-boaz-tinggalkan-pelatnas-timnas-kenapa

Berita Terkini AFF 2016: Boaz Tinggalkan Pelatnas Timnas, Kenapa?

“Boaz memang pulang ke Jayapura, karena ada pernikahanan keluarganya” kata Alfred Rield kepada wartawan. Seperti ...