Home / Berita / Lebaran pertama OC hanya Bisa Dikujungi Keluarga, bukan Pengacara

Lebaran pertama OC hanya Bisa Dikujungi Keluarga, bukan Pengacara

OC Kaligis diapit dua petugas tahanan KPK.
OC Kaligis diapit dua petugas tahanan KPK.

Jakarta – Di antara sepuluh istri  Otto Cornelis (OC) Kaligis, ternyata ada beberapa ang bergama Islam.  Setiap lebaran, OC yang menganut agama Katolik biasanya selalu berkumpul dengan istri-istrinya yang beragama Islam. Untuk lebaran kali ini, OC dan istrinya terpaksa berlebaran di Rutan Guntur tempat ia ditahan. Petugas tahanan KPK memberi izin keluarga OC yang ingin bertemu dengannya.

Usai shalat ied tadi pagi, terlihat beberapa anggota keluarganya menemui OC di ruang tahanan tersebut. OC tampak tersenyum dan merangkul mereka. Beberapa dari mereka ada yang menangis.

Tapi tidak demikian dengan sekelompok pengacara yang datang menemui OC untuk berdiksusi. Petugas KPK dengan tegas menolak kunjungan tersebut.  “Kalau bukan keluarga, tidak ada yang bisa menemui OC saat ini,” kata petugas tahanan itu.

Pihak pengacara tersebut sempat protes.  “Masak kita sebagai pengacara tidak diperbolehkan bertemu klien. Inikan lebaran, kan pantas kalau diberi kesempatan untuk dilaturrahmi,” kata Alamsyah Hanafiah, salah seorang pengacara itu.

Selain ingin bersilaturrahmi, Alamsyah juga mengaku membawa surat kuasa untuk ditandatangani OC. Sayang, niat tersebut harus pupus lantaran petugas tetap ngotot melarang mereka masuk. Alasannnya, mereka bukan keluagha. Lagipula, Kaligis tengah menjalani masa isolasi atau masa pengenalan lingkungan. “Kalau bukan keluarga, tidak boleh masuk untuk saat ini,” kata petugas tersebut.

Para pengacara tersebut sempat beradu argumen dengan petugas KPK bahwa kedatangan mereka adalah sebagai pengacara. Namun, alasan tersebut kembali mental karena tahanan hanya bisa ditemui kuasa hukum pada masa kerja. Alamsyah Cs pun akhirnya hanya bisa menggerutu. Sebelum pulang, mereka sempat melontarkan pernyataan KPK melakukan pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM).

“Ini pelanggaran HAM. KPK terlalu kaku sistemnya,” kata Alamsyah.

OC Kaligis ditahan KPK sejak Selasa 14 Juli dalam kasus suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Sumatera Utara. OC sendiri memprotes keras penahanannya dan bertekad akan mengajukan gugatan praperadilan. ***

 

Baca Juga

LG V30 Mulai Dijual, Harganya?

Jakarta – LG akhirnya mulai menjual V30 ke pasaran global yang dimulai dari negeri asalnya, ...