Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Olahraga / Balap / Legenda Balap ini bilang : Jorge Lorenzo Tertekan Dikalahkan Valentino Rossi

Legenda Balap ini bilang : Jorge Lorenzo Tertekan Dikalahkan Valentino Rossi

duo-yamaha-movistar-valentino-rossi-dan-jorge-lorenzo_20150514_123231

 

Komentar pedas pembalap Tim Movistar Yamaha Jorge Lorenzo kepada rekan setimnya Valentino Rossi pasca balapan Grand Prix San Marino juga ditanggapi Giacomo Agostini. Tanpa bermaksud membela, legenda balap Italia ini punya pandangan tersendiri mengapa lorenzo menuduh Rossi berbuat ‘kotor’.

Lorenzo menuding gaya balapan The Doctor berbahaya saat diminta menjelaskan jalannya perlombaan di sesi konferensi pers, Minggu (11/9). Kedua pembalap itu pada akhirnya kalah dari Dani Pedrosa itu, berdebat di depan awak media.

Lorenzo menuduh Rossi menyalipnya di lap kedua tikungan ke-14 dengan gaya yang agresif. Rossi pun tidak terima dan membantah tuduhan rekan setimnya sambil tertawa.

Keributan tersebut berbuntut panjang. Di luar agenda resmi balapan, Lorenzo menjelaskan kepada media jika Rossi tidak punya etika saat memotong opininya. Sedangkan runner up GP San Marino juga tak terima disebut pembalap kotor karena aksi menyalipnya, yang menurut Marc Marquez cukup normal.

Agostini buka suara mengomentari kontroversi dua pembalap Yamaha yang sejak musim lalu berseteru. Pemilik gelar terbanyak kejuaraan balap motor itu punya pandangan tersendiri mengapa Lorenzo melontarkan penyataan pedas seperti itu kepada Rossi.

“Ketika saya lihat Rossi melewati Lorenzo saya kira itu biasa saja. Valentino memang kuat dalam duel jarak dekat, sementara Jorge seperti yang ia katakan,” jelas Agostini dalam wawancaranya bersama Gazetta dello Sport, Selasa (13/9).

“Saya tidak mengerti apa yang ia komplain. Di Misano, anda mesti mengatasinya, tidak bisa mengambil keuntungan dari kelemahan sendiri,” imbuhnya.

“Apakah itu menunjukkan apa yang terjadi di Silverstone? Jika Jorge komplain tentang overtaking, itu berarti dia tidak akan melakukannya lagi. Mungkin dia gugup karena dikalahkan (Rossi), atau mungkin karena dicemooh di podium. Tapi jika anda datang dengan serangan seperti ini, yang tidak meredam cemoohan, tidak ada satu pun dari kami yang bisa memahami sepeda motor apa yang tepat untuknya,” terang Agostini.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

klasemen-baru-poin-rossi-di-motogp-2016

Klasemen Baru & Poin Rossi di MotoGP 2016

Setelah balapan di Sepang ada perubahan pada poin Rossi, Lorenzo & Marquez pada klasemen MotoGP ...