Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Levofloxacin: Khasiat, Penggunaan dan Efek Samping

Levofloxacin: Khasiat, Penggunaan dan Efek Samping

Pil

Kenapa obat ini diresepkan?

Levofloxacin digunakan untuk merawat infeksi tertentu seperti pneumonia, bronkitis akut dan sinus, saluran kemih, ginjal, prostat dan infeksi kulit. Levofloxacin juga digunakan untuk mencegah antraks (infeksi serius yang disebarkan dengan sengaja sebagai bagian dari serangan bioteror) pada orang yang terpapar kuman antraks di udara. Levofloxacin masuk dalam kelas obat antibiotik disebut fluoroquiniolones. Obat ini bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab infeksi. Antibiotik tidak bisa digunakan untuk melawan pilek, flu dan infeksi virus lainnya.

Bagaimana penggunaan obat ini yang seharusnya?

Levofloxacin biasanya tersedia dalam bentuk tablet, dan cairan yang diminum. Obat ini biasanya diminum sekali sehari. Lamanya perawatan tergantung dari jenis infeksi yang Anda miliki. Dokter Anda akan memberitahukan berapa lama Anda harus menjalani perawatan. Tablet Levofloxacin bisa diminum dengan atau tanpa makanan. Obat ini dalam bentuk cair harus diminum satu atau dua jam sebelum makan. Minumlah Levofloxacin dalam waktu yang sama setiap hari. Ikuti petunjuk dalam label kemasan obat dengan seksama dan tanyakan dokter bagian-bagian yang tidak Anda mengerti. Minumlah levofloxacin seperti yang tertulis pada label atau petunjuk dokter. Jangan minum kurang atau lebih dari yang diresepkan.

Anda harus merasa lebih baik selama beberapa hari pertama menjalani perawatan. Jika gejala-gejala yang dialami tidak membaik atau malah memburuk, hubungi dokter Anda. Minum levofloxacin hingga Anda menghabiskannya, bahkan jika Anda sudah merasa baikan. Jangan berhenti meminum levofloxacin sebelum berbicara dengan dokter Anda kecuali Anda mengalami efek-efek samping yang serius yang tertera dalam label kemasan obat. Jika Anda berhenti mengkonsumsi levofloxacin terlalu cepat atau tidak meminumnya beberapa hari, infeksi Anda tidak teratasi dengan baik dan bakteri penyebab infeksi bisa menjadi kebal terhadap antibiotik.

Penggunaan lain obat ini

Levofloxacin juga kadang-kadang digunakan untuk merawat endocarditis (infeksi di lapisan jantung dan lapisan katup), beberapa penyakit menular seksual dan tuberculosis (TB). Levofloxacin juga kadang-adang untuk merawat diare yang dialami wisatawan dan wabah (infeksi serius yang disebar secara sengaja sebagai bagian dari serangan bioteror). Bicarakan dengan dokter Anda resiko menggunakan obat ini untuk penyakit-penyakit di atas.

Obat ini mungkin diresepkan bersama dengan obat lain. Tanyakan pada dokter mengenai informasi ini.

Apa hal-hal khusus yang harus saya perhatikan?

Sebelum meminum levofloxacin:

-Beritahukan dokter Anda jika Anda alergi atau memiliki reaksi buruk terhadap levofloxacin, antibiotik jenis quinolone atau fluoroquinolone lainnya seperti ciprofloxacin, gatifloxacin, gemifloxacin, lomefloxacin, moxifloxacin, nalidixic acid, norfloxacin, oxfloxacin dan sparfloxacin atau obat lain. Juga jika Anda alergi dengan bahan-bahan lainnya yang ada pada tablet levofloxacin.

-Beritahukan Anda jika Anda minum obat lain (dengan atau tanpa resep dokter), vitamin, suplemen atau produk herbal. Atau jika Anda berencana meminum produk-produk ini. Terutama jika Anda minum obat-obat jenis ini: anticoagulan (pengencer darah) seperti warfarin, obat anti depresi tertentu, antipsikotik (obat untuk merawat gangguan mental), cyclosporine, diuretic, insulin, obat oral untuk diabetes seperti glyburide, obat-obat untuk detak jantung tidak teratur seperti amiodarone, procainamide, quinidine, dan sotalol; obat nonsteroidal anti-inflammatory (NSAIDs) seperti ibuprofen dan naxproxen, tacrolimus, theophylline dll. Dokter Anda mungkin akan mengurangi dosis obat dan mengawasi jika ada efek-efek samping.

-Jika Anda mengkonsumsi antasida yang mengandung alumunium hydroxie atau magnesium hydroxide (seperti Mylanta dan promaag), didanosine, sucralfate atau suplemen mineral atau vitamin yang mengandung zat besi atau zinc, minum obat-obat ini 2 jam sebelum atau setelah Anda minum lexofloxacin.

-Beritahukan dokter Anda jika Anda pernah atau masih mengalami interval QT (masalah jantung yang menyebabkan detak jantung tidak teratur, pingsan atau kematian tiba-tiba) atau detak jantung tidak teratur dan jika Anda pernah atau masih mengalami masalah syaraf; potasium dalam jumlah sedikit di dalam darah; detak jantung lambat, cerebral arteriosclerosis, kejang, sakit di dada atau penyakit hati.

-Beritahukan dokter jika Anda hamil, berencana untuk hamil atau menyusui. Jika Anda hamil saat minum levofloxacin, hubungi dokter Anda.

-Anda harus tahu jika levofloxacin bisa menyebabkan kebingungan, pusing dan rasa lelah. Jangan menyetir mobil, menjalankan mobil atau beraktivitas yang memerlukan kewaspadaan atau kordinasi sampai Anda tahu bagaimana obat ini mempengaruhi Anda.

-Hindari terpaan sinar ultraviolet atau sinar matahari yang tidak perlu atau yang berlebihan (lampu matahari, berjemur sinar matahari) dan pakailah pakaian pelindung, kacamata dan tabir surya.

-Levofloxacin bisa membuat kulit Anda sensitif terhadap cahaya matahari atau sinar ultraviolet. Jika kulit Anda menjadi kemerahan, bengkak atau muncul ruam atau bekas terbakar sinar matahari, hubungi dokter Anda.

Instruksi khusus apakah yang harus saya ikuti soal makanan?

Pastikan Anda minum banyak air atau cairan sepanjang hari saat Anda minum levofloxacin.

Apa yang harus saya lakukan jika saya lupa minum obat?

Jika Anda minum obat ini secara teratur, minumlah dosis yang lupa Anda minum begitu Anda ingat. Akan tetapi, jika waktunya mendekati waktu di mana Anda harus minum dosis selanjutnya, Anda bisa melewati dosis yang Anda lupakan. Teruskan minum obat sesuai jadwal. Jangan minum obat dua kali lebih banyak hanya untuk mengejar dosis yang belum Anda minum.

Apa saja efek samping dari obat ini?

Levofloxacin memiliki beberapa efek samping. Beritahukan dokter Anda jika beberapa gejala ini parah atau tidak menghilang:

-mual

-muntah

-diare

-sakit perut

-sembelit

-mulas

-sakit kepala

-gatal di alat kelamin wanita dan keluar cairan

Beberapa efek bisa berakibat serius. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, hubungi dokter Anda segera, tapi jangan berhenti minum levofloxacin sebelum berbicara dengan dokter Anda:

-diare parah (berair atau dengan darah) yang bisa terjadi dengan atau tanpa demam dan kram perut (mungkin terjadi hingga dua bulan atau lebih setelah perawatan)

-pusing

-kebingungan

-nervous

-rasa gelisah

-tidak percaya orang lain atau merasa orang lain ingin melukai Anda

-mimpi buruk atau mimpi tidak wajar

-halusinasi (melihat hal-hal atau mendengar suara yang tidak ada)

-depresi

-pikiran untuk bunuh diri

-tubuh bergetar tanpa kontrol

Jika Anda mengalami gejala-gejala berikut atau gejala kerusakan tendon (tendinitis), hentikan penggunaan levofloxacin dan hubungi dokter dan segera dapatkan pertolongan medis:

-kulit kemerahan

-Gatal

-Kulit mengelupas

-Demam

-Mata, wajah, mulut, bibir, lidah, tenggorokan, tangan, kaki, pergelangan atau kaki bawah bengkak

-kesulitan bernafas atau menelan

-Detak jantung cepat

-Kulit atau mata kuning

-Urin gelap

-Pingsan

-Kehilangan kesadaran

-Jumlah air kencing berkurang

-Kejang

-Pendarahan dan memar yang tidak wajar

-Sakit otot dan sendi

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...