Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Serba - serbi / Artikel / 2. Lim Pan Siok Tetap Semangat, Walau Usahanya Bangkrut

2. Lim Pan Siok Tetap Semangat, Walau Usahanya Bangkrut

Lim Pan Siok adalah wanita keturunan Tionghoa yang merantau ke Indonesia pada tahun1930 an, karena terobsesi ingin membantu perekonomian keluarganya di Tiongkok yang pada masa itu sangat sederhana dan jauh dari kemewahan. Waktu itu Negara Tiongkok adalah negara miskin, Lim Pan Siok berharap dengan pernikahan dan merantau akan membantu keluarga dari belenggu kemiskinan.

Ketika usia 17 tahun, dia menikah dengan seorang pemuda keturunan Tiongkok yang lahir di Walahar Kuningan Jawa Barat.

Lim Pan Siok melihat sang kakak yang merantau ke Filipina dan menikah di sana dapat membantu ekonomi keluarganya dengan mengirimkan uang ke Tiongkok. Oleh karena itu diapun bersedia dijodohkan dan di ajak merantau dengan harapan bisa membantu perekonomian keluarga.

Awal kedatangannya ke Indonesia sungguh membuatnya terkejut, karena apa yang di bayangkan “SURGA” berbeda dengan kenyataan yang dihadapinya. Sang suami yang meneruskan usaha ayahnya membuat minyak kacang sempat gulung tikar. Hal tersebut dikarenakan sang suami tertipu oleh pembeli yang membayarnya dengan uang Jepang.

Memang saat itu adalah jaman penjajahan Jepang. Dan ketika barang dagangannya laris di beli dengan uang Jepang sang suamipun senang karena dia pikir akan untung banyak sekali jika uang Jepang ini dibelikan lagi barang dagangan.

Namun ketika dia mencoba menukarkan uang hasil penjualannya di kabupaten, ternyata uang Jepang tersebut sudah tidak laku atau sudah tidak bisa di pakai di Indonesia. Alhasil bisa dibayangkan berapa kerugian yang harus ditanggungnya.

Saat suami terpuruk dan putus asa Lim Pan Siok tampil sebagai penyemangat untuk bangkit dari keterpurukan. Dengan bermodalkan binatang ternak yang tersisa dia mencoba bangkit dengan memulai usaha dari awal. Dia mencoba dengan produksi minyak kacang lagi namun pengalaman dalam bisnis minyak kacang tanah ini tidak stabil dan kalau tidak terjual hasil produksi tidak dapat bertahan lama, minyak akan tengik dan bungkil (ampas kacang tanah) akan bulukan.

Foto keluarga Poey Hok Tiong (P H Tiong) pada tahun 60 an

Akhirnya Lim Pan Siok besama suami beralih ke usaha Soun di Cirebon. Pada saat itu di Indonesia beras sangat mahal sehingga sebagai penduduk desa di Indonesia terutama di Jawa Barat penduduknya mengonsumsi Soun untuk makanan mereka.

Bisnis mereka terus berkembang pesat, bahkan menjadi terkenal dimana-mana. Nama Produk mereka “Soun Cap Petromak” sangat terkenal.

Bagaimana perjuangan Lim Pak Siok membesarkan kedelapan anaknya setelah ditinggal mati suami ?

Below Article Banner Area

Baca Juga

Ucapan-Selamat-Tahun-Baru-Islam

BBM dan SMS Kata-Kata Mutiara Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 2015 1 Muharram 1437 H

Besok umat islam akan merayakan tahun baru Hijriyah dimana 1 Muharram 1437H jatuh pada hari ...