Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Lima lagi Capim KPK akan Menghadapi Wawancara Terbuka hari ini, Berikut Jadwalnya

Lima lagi Capim KPK akan Menghadapi Wawancara Terbuka hari ini, Berikut Jadwalnya

Sembilan Panitia Seleksi Capim KPK
Sembilan Panitia Seleksi Capim KPK

Sampai Selasa (25 Agustus), telah 14 orang calon pimpinan KPK yang mengikuti seleksi tahap akhir yang dilaksanakan panitia seleksi (pansel). Hari ini, Rabu (26/8), menyusul lima lagi yang akan mengikuti seleksi tersebut. Proses seleksi dilaksanakan  di Ruang Serba Guna, Lantai Dasar, Gedung 3, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.  Kegiatannya berupa wawancara terbuka yang bisa disaksikan publik.

Setiap kandidat akan berhadapan dengan  sembilan panitia seleksi yang kesemuanya perempuan. Kandidat akan menjawab pertanyaan yang diajukan secara simultan oleh masing-masing pansel.

Hari ini merupakan tahap seleksi terakhir. Selanjutnya, dari 19 kandidat yang mengikuti seleksi tahap akhir ini, Pansel akan memilih 8 nama untuk diajukan ke presiden dan DPR RI.

Berikut ini adalah jadwal dan kandidat yang mengikuti seleksi hari ketiga ini.

08.00-09.00 WIB: Saut Situmorang

09.15-10.15 WIB: Sri Harjati

10.30-11.30 WIB: Sujanarko

11.45-12.45 WIB: Sirya Tjandra

13.45-14.45 WIB: Yotje Mende

Sedangkan 14 capim yang telah mengikuti seleksi terbuka sejak Senin dan Selasa lalu adalah: Ade Maman Suherman, Agus Rahardjo, Alexander Marwata, Brigjen Pol Basaria Panjaitan, Budi Santoso, Chesna Fizetty Anwar, Firmansyah TG. Satya, Giri Suprapdiono, Mayjen TNI Purn Hendardji Soepandji, Jimly Asshiddiqie, Johan Budi Sapto Pribowo, Laode Muhamad Syarif, Moh. Gudono, Nina Nurlina Pramono. –

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...