Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Lima PNS di Aceh Bobol Bank Mandiri Miliaran Rupiah Melalui Data PNS Palsu

Lima PNS di Aceh Bobol Bank Mandiri Miliaran Rupiah Melalui Data PNS Palsu

ilustrasi
ilustrasi

Lima oknum PNS di Pemerintah kabupaten Aceh Tamiang, dengan bermodalkan 72 SK nama PNS palsu, berhasil membobol Bank Mandiri Cabang Kualasimpang, Aceh, hingga miliaran rupiah. Pembobolan itu  dilakukan para pelaku secara bertahap sejak tahun 2013 hingga 2014 lalu. Masing-masing  pelaku berinisial AL, JH, AS, SY dan WD sudah diamankan kepolisian.

Salah seorang oknum PNS atas nama AL yang selama ini tercatat sebagai pegawai Tata Usaha (TU) SMP Negeri 2 Kejuruan Muda, Aceh Tamiang  yang disebut-sebut sebagai otak pelaku pemalsuan data dan SK PNS palsu tersebut,  dilaporkan telah melarikan diri. Sementara teman-temannya yang lain yang semuanya PNS di kantor camat dan pejabat fungsional di Dinas Pendidikan, masih terus diperiksa aparat keamanan.

Seperti dikutip dari Rakyat Aceh, dalam aksinya membobol  Bank Mandiri tersebut, kelima oknum PNS ini merekrut orang-orang tertentu yang bersedia dijadikan PNS palsu. Orang-orang yang diajak bekerjasama itu akan diberi SK PNS Palsu untuk kemudian meminta kredit ke Bank Mandiri. Setiap orang yang direkrut akan mendapat jatah Rp5 juta perorang.

Orang-orang yang identitasnya direkayasa itu berasal dari berbagai kalangan, diantaranya dari tenaga bakti dan pegawai  honorer di instansi tertentu,  bahkan ada juga diantaranya yang bekerja sebagai tukang becak.

Hasil penyelidikan polisi menyebutkan, jumlah PNS palsu yang berhasil mendapat kredit  dari Bank Mandiri Kuala Simpang  tercatat sebanyak 72 orang dengan total pinjaman mencapai puluhan miliar rupiah. Setiap oknum PNS palsu ini masing-masing berhasil mendapat pinjaman dari Bank tersebut antara Rp 80 juta hingga Rp 250 juta.

“Dari pinjaman ratusan juta itu, hanya Rp 5 juta saja diberikan kepada setiap PNS palsu sebagai imbalan, selebihnya untuk para oknum PNS yang membuat data fiktif dengan memalsukan tandatangan sejumlah pejabat, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang dan bahkan tanda tangan mantan Bupati Aceh Tamiang,” beber seorang sumbe

Ironisnya, ada beberapa SK PNS palsu  yang diajukan untuk mendapatkan kredit di Bank Mandiri tersebut juga terdapat pemalsuan tandatangan Wakil Bupati Aceh Tamiang, Iskandar Zulkarnain mengatasnamakan Bupati Aceh Tamiang, padahal nama Bupati Aceh Tamiang adalah H. Hamdan Sati ST.

Dari 72 orang  PNS palsu tersebut,  24 orang diantaranya dibuat bekerja sebagai PNS di Kantor Camat Banda Mulia, 9 orang dibuat bekerja sebagai guru PNS di SMP Negeri 1 Tamiang Hulu, 26 orang dibuat bekerja sebagai guru PNS di SMP Negeri 2 Kejuruan Muda dan 13 orang sebagai PNS di SMP Negeri 5 Seruway.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) kabupaten Aceh Tamiang, Syamsuri, SE  membenarkan adanya kasus ini. Berdasarkan data dari hasil investigasi pihak BKPP Aceh Tamiang, terbukti ada 72 nama PNS palsu yang direkrut oleh kelima oknum PNS untuk mendapatkan kredit di Bank Mandiri itu, padahal ke 72 nama tersebut sama sekali bukan PNS.

Menurut Syamsuri, kasus penipuan terhadap Bank Mandiri Kuala Simpang  yang dilakukan oleh kelima oknum PNS ini terungkap pada bulan Mei 2015. Sementara investigasi dan pemeriksaan terhadap para oknum PNS ini dilakukan pada bulan Juni 2015, namun terhadap oknum pelaku AL belum sempat dilakukan pemeriksaan karena yang bersangkutan keburu kabur dari Aceh Tamiang. – Rakyat Aceh

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...