Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Lokasi Trigana Air Ditemukan, Mensos Sebut Uang Tunai Rp 6,5 Miliar sudah Diasuransikan

Lokasi Trigana Air Ditemukan, Mensos Sebut Uang Tunai Rp 6,5 Miliar sudah Diasuransikan

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa

Tim gabungan pencari pesawat Trigana Air jenis ATR 42 yang jatuh di Kampung Oksob, Distrik Okbape, Papua, sudah menemukan jejak pesawat itu pada Senin siang 17 Agustus.  Bersama masyarakat setempat, tim juga sudah menemukan sejumlah kepingan yang diyakini berasal dari tubuh pesawat yang naas itu.

“Sebagian serpihan pesawat  sudah diamankan di Polres Pegunungan Bintang.  Rencana Selasa pagi dilakukan evakuasi oleh tim,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Patrige, Senin malam. Mengenai jarak dari Oksob ke lokasi tempat jatuhnya pesawat naas yang membawa 49 penumpang dan lima awak beserta pilot itu, Patrige mengungkapkan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

“Jarak dari Oksop ke TKP sekitar tiga jam berjalan kaki. Sedangkan temuan barang atau benda menyerupai baling-baling pesawat telah dikonfirmasikan ke salah satu anggota KNKT Papua untuk memastikan bahwa itu merupakan bagian pesawat yang ditemukan,” kata dia.

Sebelumnya, warga di sekitar Kampung Oksob, Distrik Okbape, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua menemukan dua potong serpihan diduga bagian dari pintu pesawat Trigana Air yang jatuh pada hari Minggu 16 Agustus itu.

Selain mengangkut 52 penumpang dan awak pesawat, Trigana Air yang terbang dari Bandara Sentani, Jayapura menuju Oksibil itu juga mengangkut uang tunai sebanyak Rp 6,5 miliar ( sebelumnya aktualpost menulis Rp 6 miliar). Uang itu merupakan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) untuk masyarakat di pedalaman Papua. Tanggungjawab pengiriman uang itu sudah diberikan kepada PT Pos Negara.

Tim SAR udara berhasil menemukan titik jatuh pesawat Trigana Air
Tim SAR udara berhasil menemukan titik jatuh pesawat Trigana Air

Menurut  Menteri Sosial  Khofifah Indar Parawansa,  uang tunai itu sudah diasuransikan. “Saya dapat konfirmasi dana itu sudah diasuransikan, jadi itu adalah tanggung jawab PT Pos,” kata Mensos usai memberi pengarahan pada orientasi dan seleksi pilar-pilar berprestasi nasional di Jakarta, Senin.

Mensos menjelaskan, anggaran PSKS dari Kementerian Sosial sudah dikirimkan sejak 1 April 2015, namun mekanisme pendistribusiannya ditentukan oleh PT Pos selaku penyalur dana program.

“Ada yang berbasis transfer antar pos, ada yang disalurkan langsung ada juga yang dibawa tunai. Kebetulan untuk Kabupaten Pegunungan Bintang dibawa tunai,” kata Mensos.

Menurut dia, kesulitan di daerah terutama di wilayah yang terpencil, pedalaman dan terluar perlu waktu untuk pendistribusian PSKS. Mensos mengatakan, agar secepatnya dana diberikan supaya tidak ada masyarakat yang mengeluh dan nanti akan diberikan sesuai daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Kecelakaan pesawat  di pedalaman Papua ini juga mendapat respon dari berbagai media internasional.  Presiden Jokowi  berharap, berita mengenai kecelakaan ini agar jangan sampai diwarnai berbagai spekulasi.

“Saya berharap tidak ada spekulasi apa pun yang disebarluaskan kecuali dari otoritas yang kita tunjuk untuk menghindari kesimpangsiuran informasi tentang penyebab kecelakaan,” kata Presiden Jokowi setelah upacara penurunan bendera di Istana Merdeka, Jakarta, Senin petang. Presiden ingin semua pihak memberikan kesempatan kepada KNKT untuk bekerja mencari penyebab kecelakaan.

Evakuasi besar-besaran terhadap korban baru bisa dilakukan Selasa 18 Agustus,  setelah tim pencari menyiapkan semua peralatan yang dibutuhkan. Kementerian Perhubungan belum bisa memastikan penyebab kecelakaan itu. Komite Nasional Keselamatan Transportasi  (KNKT) harus menyelidikan kasus ini sebelum Pemerintah menyampaikan secara resmi penyebab kecelakaan itu. – ant

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...