Home / Headline / Luar Biasa…Presiden Jokowi Jalan Kaki Susuri Proyek Tol Pertama di Kalimantan

Luar Biasa…Presiden Jokowi Jalan Kaki Susuri Proyek Tol Pertama di Kalimantan

presiden jokowi56

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan proyek jalan tol pertama di Pulau Kalimantan yaitu Jalan Tol Balikpapan-Samarinda seksi V dan menyusuri beberapa meter dengan berjalan kaki.

Presiden Jokowi didampingi beberapa pejabat terkait di Balikpapan, Kamis (24/3), meninjau dan melihat langsung proyek pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda.

Presiden Jokowi memantau langsung proyek itu di titik yang terletak di Desa Karangjoang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, dengan memakai kendaraan mobil.

Kemudian Presiden juga meninjau maket dan panel data jalan tol, serta berjalan kaki menuju bagian yang belum diaspal.

Pada kesempatan tersebut, Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek.

Proyek tersebut tercatat adalah proyek tol pertama di Kalimantan yaitu Balikpapan-Samarinda 99,2 km yang ditargetkan tuntas Mei 2019.

Ketika rampung nanti, keberadaan tol ini akan memangkas waktu perjalanan sampai 2 jam.

Proyek tersebut menelan biaya sebesar Rp14,9 triliun dan dianggap menjadi urat nadi yang sangat penting untuk menghubungkan dua kota terbesar di Kalimantan Timur ini.

Dari data teknis Jalan Tol Balikpapan-Samarinda ini didesain untuk dapat dilewati kendaraan dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam yang artinya untuk menempuh jalan tol sepanjang 99,2 km tersebut, waktu tempuhnya hanya sekitar 1-1,5 jam.

Jalan Tol Balikpapan-Samarinda itu terbagi dalam 5 seksi pekerjaan yakni Seksi I dengan ruas km 13 Balikpapan-Samboja, Seksi II dengan ruas Samboja-Palaran I, Seksi III dengan ruas Samboja-Palaran II, Seksi IV dengan ruas Palaran-Jembatan Mahkota, dan Seksi V dengan ruas Balikpapan-Sepinggan.

Menurut Gubernur Awang Faroek saat menyampaikan laporan kepada Presiden Jokowi mengatakan jalan tol tersebut memiliki arti yang sangat penting untuk konektivitas di Kalimantan.

“Jalan tol sepanjang 99,2 km ini sebelumnya bertahun-tahun belum selesai karena masalah status lahan konservasi,” katanya seperti dilansir Antara.

Baca Juga

Mendag Akan Hapus Bea Masuk Impor Gula Mentah dari Australia

Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, berencana menghapus bea masuk impor gula mentah (raw ...