Home / Berita / Nasional / Luhut Binsar Bilang ‘Negeri Tak Boleh Diatur Suara Jalanan’, Apa Maksudnya?

Luhut Binsar Bilang ‘Negeri Tak Boleh Diatur Suara Jalanan’, Apa Maksudnya?

“Kalau tidak negeri ini seperti diatur suara jalanan, tidak boleh dong” ungkap Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut Binsar Bilang ‘Negeri Tak Boleh Diatur Suara Jalanan’, Apa Masudnya

Menkopolhukam, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pembahasan revisi UU KPK kemungkinan tetap dilakukan setelah dilakukan sosialisasikan kepada masyarakat. Saat ini pemerintah dan DPR sepakat, menunda pembahasanya namun tidak mencabut dari program legislasi nasional prioritas 2016.

“Ya kita lihat kalau masyarakat makin paham maksud sosialisasi itu, kita sepakat dengan DPR. Kita akan segera (bahas revisi UU KPK)” ungkap Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/2/2016).

Luhut menyampaikan penolakan publik muncul karena sempat tersiar kabar jika umur KPK akan dibatasi selama 12 tahun, penindakan hanya untuk kasus korupsi di atas Rp 50 miliar, dan kewenangan penyadapan KPK harus dengan izin pengadilan. Menurut Luhut, tidak ada substansi tersebut jika revisi UU KPK dilakukan.

Luhut menegaskan pembentukan dewan pengawas KPK juga dilakukan untuk mengaudit aktivitas penyadapan yang dilakukan KPK. Ia memastikan bahwa KPK tidak perlu meminta izin dewan pengawas saat akan melakukan penyadapan. Menurut Luhut, keberadaan dewan pengawas diperlukan untuk memperkuat kinerja KPK.

Terkait rencana memberikan kewenangan menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) kepada KPK, kata Luhut hal itu juga dilakukan untuk memperkuat penanganan kasus dugaan korupsi. Kewenangan itu hanya dapat digunakan oleh lima komisioner KPK. Saat ini kata Luhut, pemerintah akan melakukan sosialisasi terkait revisi UU KPK.

“Kita lihat respons dari masyarakat, kalau sudah ada omongan kan tidak bisa lagi bantah apa yang kita sampaikan. Kalau tidak negeri ini seperti diatur suara jalanan, tidak boleh dong” tambah Luhut, seperti yang dilansir Kompas.

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...