Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Dunia / Mahathir Mohamad dipaksa Turun dari Mimbar oleh Polisi Malaysia

Mahathir Mohamad dipaksa Turun dari Mimbar oleh Polisi Malaysia

mahathir-L-600x360

Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, ketika sedang asyik berpidato, tiba-tiba disuruh turun oleh Polisi Malaysia. Peristiwa itu tersebar di dunia maya. Situs berita Straitstimes melaporkan kalau pertiswa itu terjadi pada Jumat (5/6) pagi.

Mahathir dijadwalkan hadir untuk acara dialog Nothing2Hide yang dimana akan mempertemukan Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak dan sejumlah LSM. Acara itu sendiri membahas masalah di 1Malaysia Development Board (1MDB).

Tapi, dialog dibatalkan menyusul pesan Twitter dari Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar yang mengatakan bahwa pihaknya tidak mengizinkan acara tersebut.

Dalam tweet-nya pada sekitar pukul 08.50, Tan Sri Khalid Abu Bakar mengatakan, acara itu dibatalkan demi keselamatan publik.

Mahathir Mohamad sudah terlanjur datang dan menunggu di sebuah ruang VIP, menanti acara itu dimulai. Dia lalu muncul dari ruangannya dan mendapat tepuk tangan gemuruh dari orang-orang lain yang juga telah hadir.

“Saya datang ke sini hari ini untuk berbicara tentang sesuatu yang hilang, milik kita semua,” kata Mahathir

Apakah, sambungnya, kita telah merdeka atau kita masih terjajah?”

Namun sebelum pidatonya dihentikan dan ia dipaksa turun dari panggung, Mahathir mengecam pemerintahan Perdana Menteri Najib Razak karena dinilai korup.

Menurunya, kenapa dirinya mengambil keputusan untuk tidak lagi menyokong Datuk Seri Najib (Razak) walaupun dia adalah anak Tun (Abdul) Razak yang menjadi idola dirinya sejak dahulu yang menyebabkan dapat menjadi perdana menter.

“Saya amat berutang budi kepada Tun Razak. Oleh sebab itu, saya minta supaya Seri Najib meneruskan perjuangan Tun Razak. Saya sokong Datuk Seri Najib,” ujarnya.

Pidato Mahathir dihentikan ketika polisi memutus tayangan di dua layar video besar yang menampilkan wajah mantan perdana menteri itu. Beberapa petugas polisi juga naik ke panggung untuk menghentikannya. Sementara pendukungnya di ruangan berteriak “tidak” dan “hidup Dr Mahathir”.

Setelah pidatonya dihentikan, Mahathir itu duduk di panggung dan berbicara kepada pers tanpa mikrofon.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

permainan-game-di-korea

Bintang Tamu Ini Bercinta di Depan Penonton Saat Siaran Langsung

Sebuah video merekam aksi dua bintang tamu berbaring di lantai di sebuah studio TV saat ...