Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Dunia / Malaysia Temukan Kuburan Massal dan Kamp diduga Terkait Pengungsi Rohingya

Malaysia Temukan Kuburan Massal dan Kamp diduga Terkait Pengungsi Rohingya

kuburan massal rohingya

Pemerintah Malaysia mengumumkan kalau telah menemukan sebanyak lebih dari 100 jasad pengungsi Rohingya ditemukan terkubur dalam satu lubang di perbatasan Malaysia-Thailand, tepatnya di Perlis yang masuk wilayah Malaysia. Juga menemukan 29 kuburan massal di sekitar lokasi.

“Saya rasa ini adalah temuan awal dan saya pikir jumlahnya akan lebih besar,” ujar Menteri Pertahanan Malaysia Ahmad Zahid Hamidi, dikutip dari mirror.co.uk, Senin, 25 Mei 2015.

Kepastian juga disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Malaysia Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi.

“Hari ini kepala kepolisian dan wakil kepala kepolisian berada di dekat perbatasan Malaysia-Thailand untuk mengindentifikasi dan memverifikasi kuburan massal yang ditemukan oleh VAT69 (polisi satuan khusus) dan PGA (angkatan pertahanan sipil). Kuburan-kuburan ini diyakini terkait dengan kegiatan perdagangan manusia yang melibatkan migran,” ujar Ahmad Zahid Hamidi.

Ditambahkan olehnya, polisi juga menemukan kamp-kamp yang diduga digunakan untuk menyekap migran.

“Selain itu, kami juga menemukan 14 kamp di wilayah perbatasan yang diyakini digunakan untuk perdagangan manusia. Kami juga menemukan tiga kamp yang lebih kecil,” ungkap Ahmad Zahid Hamidi.

Kecurigaan terhadap kegiatan perdagangan manusia dan keberadaan kuburan massal di Negara Bagian Perlis, Malaysia, sudah lama terendus. Tetapi, Pemerintah Malaysia sebelumnya menepisnya.

Sebelumnya juga ditemukan sebanyak 26 jasad pengungsi Rohingnya di Provinsi Songkhla, Thailand. Jasad-jasad itu terkubur dalam kuburan massal.

Penemuan ini membuat Pemerintah Thailand memberlakukan larangan keras bagi praktik perdagangan manusia. Akibatnya, 3.000 pengungsi asal Myanmar dan Bangladesh tidak boleh masuk ke Thailand, hingga mereka akhirnya mendarat di Malaysia dan Indonesia.

Penemuan kuburan massal dan kamp di Malaysia terjadi ketika Malaysia dan Indonesia melakukan operasi pencarian dan penyelamatan ribuan pengungsi dan migran yang diperkirakan masih berada di laut. Mereka diduga ditinggalkan oleh awak kapal setelah digelar operasi pemberantasan perdagangan manusia.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

permainan-game-di-korea

Bintang Tamu Ini Bercinta di Depan Penonton Saat Siaran Langsung

Sebuah video merekam aksi dua bintang tamu berbaring di lantai di sebuah studio TV saat ...