Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Olahraga / Balap / Manajer Sulit Menjelaskan, kenapa Jorge Lorenzo Lemah di Trek Basah

Manajer Sulit Menjelaskan, kenapa Jorge Lorenzo Lemah di Trek Basah

jorge-lorenzo_663_382

 

Hasil kurang bagus dalam dua seri balap terakhir membuat Jorge Lorenzo tertinggal 48 poin dari Marc Marquez dalam perburuan gelar juara MotoGP 2016. Dalam kondisi trek yang basah, juara bertahan musim lalu seolah melempem tidak bisa bersaing.

Lorenzo hanya finis ke-10 di Belanda, dan ke-15 di Jerman dengan total cuma mendulang 16 poin. Hasil tersebut jauh berbeda dengan Marquez yang justru bisa naik podium kedua dan pertama sehingga meraup 45 angka, yang membuatnya melesat jauh di klasemen pembalap sementara.

Apa yang diraih Lorenzo di Belanda dan Jerman memang cukup membingungkan. Sebab di lima seri sebelumnya, catatan terburuk pembalap Spanyol cuma meraih podium kedua di bawah rekannya, Valentino Rossi.

Kondisi demikian memunculkan anggapan kalau Lorenzo seolah memang lemah di trek basah. Terkait hal itu, manajer sang pembalap, Wilco Zeelenberg, mengungkapkan hal tersebut memang cukup sulit dijelaskan, walau masalah memang berada pada ban depan Michelin.

“Yah itu sulit untuk dijelaskan, bahkan juga untuk Jorge sendiri. Tapi jelas, dia kehilangan banyak kenyamanan. Apalagi dengan ban depan basah Michelin, yang sudah jadi masalahnya sejak di Belanda, lalu kejadian lagi di sini (Jerman),” kata Zeelenberg kepada Crash, Kamis (28/7).

“Ban depan basah Bridgestone sudah sering dipakai, sehingga anda tahu rasanya ban dan bisa mencari titik batasnya. Ban ini (Bridgestone) sangat lembut, bahkan kami punya super-soft dan Jorge tidak benar-benar merusaknya. Ada banyak gerakan, tapi tidak terpakai, Jadi ban benar-benar mencengkeram ke trek. Saya rasa itu yang dia cari di trek basah dan kekurangan yang tentunya berada pada Michelin,” lanjutnya.

Lebih lanjut dikatakan, an kering juga sama. Mereka (Bridgestone) punya ban yang sangat lembut dengan senyawa ganda, yang semua orang harus menggunakan dasarnya, tapi Jorge tidak memakainya. Tidak sama sekali. Jadi dia perlu merasakan sesuatu pada bagian depan. Dia banyak balapan dengan menggunakan ban belakang, tapi jika tidak nyaman dengan bagian depan, dia akan kesulitan.

Walau demikian, Zeelenberg membantah jika Lorenzo justru lemah dengan Michelin. Tiga kemenangan yang didapat di Qatar, Prancis, dan Italia, serta di Catalunya (sebelum akhirnya ditabrak Iannone) dinilai jadi buktinya.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

Klasemen Baru & Poin Rossi di MotoGP 2016

Setelah balapan di Sepang ada perubahan pada poin Rossi, Lorenzo & Marquez pada klasemen MotoGP ...