Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Mantan Presiden SBY Geram dikambinghitamkan Terkait Munculnya Pasal Penghinaan Presiden

Mantan Presiden SBY Geram dikambinghitamkan Terkait Munculnya Pasal Penghinaan Presiden

pasal penghinaa

Saat ini ramai diperbincangkan mengenai munculnya pasal penghinaan presiden dalam RUU KUHP. Pemerintahan Jokowi menuding pasal itu sudah ada ketika zaman pemerintahan SBY.

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsudin menegaskan bahwa pemerintahan Jokowi tak perlu mengkambing hitamkan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Tidak perlu lempar-melempar. Dari dulu kalau tidak mau diajukan bisa saja. Jangan ada pro kontra dianggap itu warisan pemerintahan SBY. Saya tidak pernah mengatakan itu warisan pemerintah sebelum SBY. Kaji dulu baik-baik. Tak perlu mencari popularitas,” ujar Amir seperti dilansir sebuah media online.

Dijelaskan oleh Amir, KUHP yang lama memang warisan dari beberapa periode pemerintahan sebelumnya. Lantas pengusulan pada periode tertentu memang didasari pada keinginan untuk menjaga nama baik kepala pemerintahan.

“Saya kira kita melihat memang ingin lindungi simbol kepala pemerintahan agar tidak mendapat perlakuan yang tidak pantas. Saya kira sangat wajar sekali,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Amir, ada jeda panjang bagi Presiden Jokowi untuk menganalisis terlebih dahulu pasal tersebut sebelum diusulkan kembali.

“Tentunya pemerintah yang sekarang pun kalau mau direvisi bisa saja,” imbuh Amir.

Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia di era Susilo Bambang Yudhoyono tersebut mengungkapkan bahwa memang sangat wajar adanya pasal perlindungan tersebut. Sebab sejauh ini banyak pihak yang melakukan kritik dengan cara kelewat batas.

“Kita lihat lah, era SBY yang pakai kerbau segala macam. Tenang saja. Tidak perlu jadi heboh. Tidak dirancang khusus untuk menyenangkan SBY. Rancangan sudah berjalan dari pemerintahan sebelumnya,” katanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...