Home / Olahraga / Balap / Marc Marquez Akan Mengambil Langkah Hukum Terkait Insiden di rumahnya

Marc Marquez Akan Mengambil Langkah Hukum Terkait Insiden di rumahnya

marquez9044wPembalap Repsol Honda, Marc Marquez, telah mempersiapkan langkah hukum bagi dua jurnalis televisi asal Italia yang diduga telah menyerang dan menghina dirinya dan keluarga pembalap asal Spanyol itu di rumahnya, Cervera, pada hari Jumat (30/10).

Memang terjadi dua versi cerita insiden di rumah Marquez. Pihak Marquez mengklaim, dua jurnalis Italia yang bekerja untuk program televisi Le Iene: Stefano Corti dan Alessandro Onnis, menghina dan berusaha mencekiknya.

Sedangkan Corti dan Onnis mengklaim mereka diserang Marquez dan sejumlah anggota keluarganya saat berusaha memberikan sebuah trofi berbentuk alat kelamin laki-laki.

Menurut manajer Marquez, Emilio Alzamora, dalam konferensi pers di Barcelona, hari Sabtu (31/10), diungkapkan bahwa kejadian di rumah Marquez sangat disayangkan.

“Sesuatu terjadi di rumah Marquez, ketika sebuah grup orang muncul, berteriak tidak sopan dan berusaha menghina sejumlah anggota keluarganya. Ini sudah keluar dari batas olahraga dan seharusnya tidak terjadi,” kata Alzamora seperti dilansir dari situs resmi MotoGP.

Alzamora mengungkapkan Marquez tidak menerima tindakan dua jurnalis Italia tersebut dan akan mengambil jalur hukum untuk menyelesaikan masalah.

“Kami akan mengambil langkah hukum dengan pengacara kami menyusul masalah ini. Tapi, yang terpenting Marquez baik-baik saja. Dia sedang melakukan persiapan untuk balapan berikutnya dan melanjutkan rutinitas,” kata Alzamora.

Seperti diketahui insiden di rumah Marquez diyakini adalah buntut dari insiden di MotoGP Malaysia, Minggu (25/10), yang melibatkan pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi dengan Marquez.

Marquez diklaim berhasil memprovokasi Rossi hingga melakukan ‘tendangan’ yang membuat Rossi mendapat hukuman harus start dari barisan belakang pada seri terakhir MotoGP 2015 di GP Valencia, 8 November mendatang.

Marquez dituduh Rossi sengaja mendukung Jorge Lorenzo menjadi juara dunia MotoGP 2015 setelah menyimpan dendam terhadap pembalap asal Italia tersebut di GP Argentina dan GP Belanda. Corti dan Onnis pun diklaim sebagai pendukung Rossi.

“Kami ingin Marquez dan keluarganya dihormati. Situasi saat ini jauh dari normal dan kami harus memastikan Marquez bisa siap untuk balapan terakhir. Marquez dan keluarganya pantas dihormati,” jelas Alzamora.

 

 

 

 

Baca Juga

Klasemen Baru & Poin Rossi di MotoGP 2016

Setelah balapan di Sepang ada perubahan pada poin Rossi, Lorenzo & Marquez pada klasemen MotoGP ...