Home / Tekno / Game / Mario Teguh ‘Disentil’ Ceo Touchten Games

Mario Teguh ‘Disentil’ Ceo Touchten Games

CEO Touchten Games, Anton Soeharyo memberikan kritikan terhadap salah satu pandangan Mario Teguh yang menggambarkan bahwa games merupakan sesuatu hal yang negatif!

Mario Teguh

Mario Teguh memang dikenal sebagai salah satu motivator, yang kerap memberikan saran-saran kepada masyarakat. Hanya saja dalam salah satu motivasi yang dikutip dari Facebook pribadinya, Mario Teguh seolah-olah memberikan gambaran bahwa game menjadi sesuatu ‘momok’ yang buruk bagi seorang anak.

Mario

Hal tersebut kontan menimbulkan kritikan dari salah satu pengembang game di Tanah Air, Touchten Games. Melalui akun Facebook pribadinya, Ceo Touchten Games Anton Soeharyo coba memberikan kritikan terhadap pandangan dari Mario Teguh itu.

Anton Soeharyo Mario Teguh

Beberapa komentar pun muncul terkait motivasi dari Mario Teguh kali ini.

“OMG, si bapak Mario Teguh ini koq kyknya benci banget ya ama game? apa gara2 dia main flappy bird nga pernah lewat2 ato gmana sih” tulis Kris Antoni.

“ini post sebenernye sih ambigu, penyampaiannya ga disertai penjelasan lengkap, kalo gue nangkep sih emang sebenernye main game didepan anak itu ga baik (apalagi kalo trlalu hype). Dan gue juga setuju banget kalo anak itu 100% ngikutin orang tuanya. Kebiasaan adalah awal mula pembentukan karakter dalam diri manusia. Cara mencegahnya ? itu yg si MarTeg ga pernah jelasin. Padahal bisa bisa aja punya anak yg susah belajar karena gila maen game itu ga sepenuhnye bener sih, maklum MarTeg cuman bisa celoteh tp ga pernah ngerasain. Hidup itu ga semudah cocote MarTeg pacman emotikon” tulis Yohan Susanto.

“coba pak mario ajakin ke behind the scene making progress – development of game deh, biar pak mario bisa bandingkan mana yang lebih susah, jualan bebacot atau ngoding buat game” tulis Gigih Prawira.

Sebenarnya tidak selamanya permainan game membawa dampak negatif. Seperti yang pernah dilansir Attn.com (16/8/2015), hasil penelitian dari dua universitas di Inggris dan Australia menunjukkan bermain game (Tetris) membawa beberapa efek positif.

Tetris membuat si pemain mengurangi keinginan makan berlebih, merokok, minum kopi, dan melakukan tindakan kurang etis. Seperti yang juga dikutip Discovery.com, para peneliti melibatkan 31 orang dalam penelitian tersebut.

Para peneliti meminta para relawan untuk bermain Tetris selama tiga menit selama sepekan. Para peneliti mengamati perubahan perilaku atau keadaan psikologi relawan setelah bermain Tetris.

“Hasil penelitian kami menyimpulkan bermain Tetris mengurangi keinginan makan berlebih, merokok, minum kopi, dan tindakan-tindakan kurang etis. Tetris mengurangi intensitas kegiatan-kegiatan tersebut sebanyak 56-70 persen” ungkap seorang peneliti Plymouth University Inggris, Jackie Andrade.

Di lain pihak seorang desainer game, Dr. Jane McGonigal mengatakan bahwa video game dirancang untuk meningkatkan kualitas di kehidupan nyata. Game dapat digunakan untuk mengatasi tantangan kesehatan di kehidupan nyata seperti depresi, kecemasan, nyeri kronis, dan cedera otak yang traumatis.

McGonigal berpendapat bahwa bermain video game memiliki banyak manfaat. Seperti yang pernah dilansir Forbes manfaat bermain game antara lain:

  1. Mengajarkan cara berpikir kritis dan memecahkan masalah.
  2. Mengajarkan cara bekerja sama.
  3. Mengajarkan tentang kegagalan.
  4. Membuat Anda bahagia.

Baca Juga

Trump dan Korut Memanas, Pasar Saham AS Lesu

New York – Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) jatuh pada perdagangan Senin ...