Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Masa Sidang IV DPR dibuka, Ketua DPR Ingatkan Pemerintah

Masa Sidang IV DPR dibuka, Ketua DPR Ingatkan Pemerintah

Paripurna-DPR-230315-Ak-4-e1427978357526

Masa sidang IV DPR RI Tahun Sidang 2014-2015, dibuka pada Senin (18/5) ini. Masa Sidang ini dibuka setelah anggota DPR melakukan reses atau kegiatan di daerah pemilihannya masing-masing selama tiga minggu.

Tapi sedikit mengherankan ternyata Sidang paripurna tersebut jumlah anggota yang hadir tidak memenuhi kuorum. Hingga sidang dimulai pukul 11.00 WIB, baru 279 dari 555 anggota DPR hadir. Adapun 276 anggota tidak hadir tanpa keterangan jelas.

Meski demikian sidang tetap berjalan. Ketua DPR Setya Novanto dalam pidato pembuka sidang mengingatkan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla soal kondisi ekonomi yang kian lesu.

“Selama masa reses ketiga yang baru saja berakhir, DPR mendapat berbagai keluhan masyarakat mengenai kesulitan ekonomi yang mereka alami,” ujar Setya.

DPR, lanjutnya, mendengar keluhan dari masyarakat mengenai naiknya harga kebutuhan bahan-bahan pokok dan menurunnya daya beli masyarakat serta adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi yang terjadi saat ini.

Untuk itu, sebagai tindak lanjut dari keluhan masyarakat, Setya mengingatkan pemerintah untuk segera mengantisipasi dampat buruk yang diakibatkan oleh perlambatan ekonomi ini. Dengan begitu, masalah ekonomi ini menjadi tidak berlarut-larut.

“Apabila Pemerintah tidak merespons dengan cepat, kemungkinan besar akan sulit untuk mengembalikan performa atau kinerja ekonomi yang telah dicapai pada tahun-tahun sebelumnya,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Setya juga menyinggung soal pembangunan gedung baru di kompleks parlemen. Dirinya menganggap masyarakat sudah salah persepsi soal pembangunan gedung yang direncanakan DPR itu.

“Selama ini, masyarakat melihat reformasi yang dilakukan DPR identik dengan pembangunan gedung yang menghabiskan anggaran negara. Padahal ini adalah ikhtiar untuk membangun DPR yang lebih kokoh sebagai konsekuensi dari proses sejarah peradaban bangsa yang terus bergerak kedepan,” ujar Setya

Penataan kawasan legislatif, sambungnya, secara umum ditujukan untuk menciptakan memori dan pengetahuan kolektif bangsa. Nantinya, kompleks parlemen akan menjadi sebuah ikon bagi warga negara Indonesia ataupun asing yang ingin mengetahui perjalanan bangsa ini.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...